JP Radar Kediri - Pemerintah resmi menetapkan besaran tunjangan sertifikasi untuk guru sekolah swasta pada tahun anggaran 2025.
Tunjangan yang diberikan sebesar Rp2 juta setiap bulan, yang akan dicairkan secara triwulanan atau setiap tiga bulan sekali selama satu tahun.
Pencairan tahap pertama dijadwalkan dimulai pada bulan April 2025. Tahap berikutnya, yaitu pencairan kedua, akan dilakukan pada bulan Juli, kemudian tahap ketiga pada Oktober, dan tahap terakhir pencairan tunjangan akan disalurkan pada bulan November.
Mendikdasmen Abdul Muti menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru sekolah swasta sekaligus mendorong kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
“Pemberian tunjangan sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan dukungan nyata kepada para guru agar terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam mengajar,” ujarnya.
Abdul Muti juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penyaluran tunjangan agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai kepada guru yang berhak dan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan mereka dalam proses pembelajaran,” tambahnya.
Dengan adanya tunjangan sertifikasi yang diberikan secara tepat waktu dan teratur, diharapkan para guru swasta dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas pendidikan tanpa terbebani masalah finansial.
Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah swasta secara keseluruhan.
Selain fokus pada tunjangan sertifikasi guru sekolah swasta, pemerintah juga terus mendorong berbagai program peningkatan kompetensi guru di seluruh Indonesia.
Upaya ini meliputi pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan profesional secara berkelanjutan agar guru mampu mengikuti perkembangan kurikulum dan teknologi pendidikan yang semakin dinamis.
Pemerintah pun berharap dengan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru, kualitas pendidikan nasional dapat terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat global.
Hal ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang menjadi salah satu prioritas dalam agenda pembangunan nasional jangka panjang.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira