Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

IHSG Bergerak Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Asia

Ilmidza Amalia Nadzira • Kamis, 22 Mei 2025 | 20:32 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi menunjukkan pergerakan positif, meskipun sebagian besar bursa saham di kawasan Asia tengah mengalami pelemahan.

IHSG dibuka menguat sebesar 23,85 poin atau 0,33 persen ke level 7.166,31. Sementara itu, indeks LQ45 yang mencatatkan 45 saham unggulan juga mengalami kenaikan sebesar 3,53 poin atau 0,43 persen, menjadi 815,69.

Fanny Suherman, Kepala Riset Ritel BNI Sekuritas, memberikan analisis bahwa IHSG hari ini berpotensi mengalami koreksi jika gagal menembus level resistance di angka 7.170.

Baca Juga: IHSG 7 Mei 2025 ! Bergerak di Zona Hijau, Antam Melonjak 8,27 Persen

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) baru saja mengumumkan keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20 dan 21 Mei 2025, yang memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.

Selain itu, suku bunga untuk fasilitas deposito juga turun 25 bps menjadi 4,75 persen, sementara suku bunga fasilitas pinjaman turun menjadi 6,25 persen.

Sementara itu, pelaku pasar juga memperhatikan data ekonomi dari Jepang yang mencatatkan perlambatan ekspor selama dua bulan berturut-turut, seiring dengan dampak dari kebijakan tarif impor besar-besaran yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Baca Juga: Proses Negosiasi Indonesia-AS Berjalan Lancar, IHSG Diproyeksi Alami Konsolidasi

Di luar negeri, imbal hasil obligasi AS 30 tahun mencapai 5,09 persen, tertinggi sejak Oktober 2023, yang dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap RUU anggaran baru yang dinilai akan memperburuk defisit fiskal AS.

RUU tersebut diperkirakan akan disahkan menjelang tenggat waktu Memorial Day, setelah tercapai kesepakatan mengenai pemotongan pajak negara bagian dan lokal.

Sementara itu, bursa saham di Wall Street mengalami penurunan tajam, tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan kekhawatiran baru tentang defisit anggaran yang memicu aksi jual besar-besaran.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,91 persen, indeks S&P 500 terkoreksi 1,61 persen, dan Nasdaq Composite merosot 1,41 persen.

Baca Juga: Apa Sebenarnya IHSG Itu?

Di kawasan Asia, bursa saham regional menunjukkan pergerakan yang beragam. Indeks Nikkei Jepang melemah 291,48 poin atau 0,78 persen ke posisi 37.007,50, sementara indeks Shanghai menguat tipis sebesar 2,81 poin atau 0,08 persen menjadi 3.384,76.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 138,78 poin atau 0,58 persen ke level 23.689,00, sedangkan indeks Strait Times Singapura menguat 22,39 poin atau 0,58 persen menjadi 3.877,33.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#ihsg menguat #Berita Nasional #IHSG bergerak naik