Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Kecelakaan KA Malioboro Ekspres di Magetan! PT KAI Beri Penjelasan Begini

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 20 Mei 2025 | 19:06 WIB
Update Kecelakaan KA Malioboro Ekspres di Magetan! PT KAI Beri Penjelasan Begini
Update Kecelakaan KA Malioboro Ekspres di Magetan! PT KAI Beri Penjelasan Begini

JP Radar Kediri – Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api dan pengendara motor kembali terjadi. Kecelakaan tersebut terjadi di Pelintasan Kereta Api (KA) yang berlokasi di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Magetan, Jawa timur.

Peristiwa mengenaskan itu dibenarkan oleh Kapolers Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Awal sebelum kecelakaan mengerikan itu terjadi, palang pintu pelintasan di Kelurahan Mangge itu telah diturunkan. Sebab, KA Matarmaja hendak melintas. Para pengguna jalan yang didominasi oleh kendaraan bermotor itu pun berhenti tepat dibelakang palang.

Suara tanda peringatan yang menandakan bahwa kereta memang akan melintas di pelintasan tersebut telah berbunyi sejak diturunkannya palang pelintasan tersebut.

Para pengguna jalan pun menunggu dengan kereta api tersebut untuk melintas. Tak lama kemudian, KA Matarmaja pun melintas dan palang pun mulai dinaikkan oleh para petugas penjaga pintu pelintasan kereta.

Melihat palang yang dinaikkan, sebanyak 7 pengendara sepedah motor yang mengira bahwa pelintasan sudah aman pun melintas. Tetapi disaat yang bersamaan dengan melintasnya para pengendara tersebut, KA Malioboro Ekspres Purwokerto-MAdiun tiba-tiba melaju dengan sangat kencang dari arah timur menuju barat

Kecelakaan pun tidak bisa dihindari. 7 pengendara motor yang melintas itu pun tertabrak KA Malioboro. 4 orang meninggal dunia di lokasi kejadian sedangkan 3 lainnya mengalami luka yang cukup serius.

4 orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut ini telah dievakuasi ke RSUD dr Sayidiman Magetan sedangkan 3 lainnya dilarikan ke RSAU Lanud Iswahjudi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.

Kapolsek Barat juga turut membenarkan bahwa dalam kecelakaan maut itu 4 orang meninggal dunia di tempat dan lainnya mengalami luka-luka.

“Benar, Ada 4 orang meninggal dunia dan 3 luka,” ujar Kapolsek Barat, Iptu Munif Setiyono pada Senin (19/5) kemarin.

Petugas penjaga pelintasan kereta api juga turut dimintai keterangan oleh pihak kepolian. Dari pengakuan yang disampaikan, ia tidak mengetahui bahwa ada kereta selanjutnya yang ternyata melintas tepat setelah KA Matarmaja melalui pelintasan tersebut.

Baca Juga: Innalillahi! Diduga Rem Blong, Mobil Elf Terjun di Jalur Ekstrem Tawangmangu, 5 Orang Meninggal Dunia

Menanggapi kecelakaan maut yang terjadi di Kecamatan Barat Itu, PT KAI melalui Manager Humas Daop 7, Rokhman Makin Zainul, kembali menegaskan bahwa adanya palang pintu serta petugas palang pelintasan yang berjaga hanyalah alat bantu keamanan. Tidak lebih.

Sementara alat utama keselamatan yang ada di pelintasan terletak pada rambu-rambu lalu lintas, termasuk rambu tanda ‘stop’ yang sering kali ditemukan di seberang jalan raya tepat sebelum dan setelah pelintasan.

"Kami tegaskan kembali, sesuai aturan yang berlaku, bahwa keberadaan palang pintu dan penjaga pelintasan adalah alat bantu keamanan semata. Alat utama keselamatan di pelintasan ada pada rambu-rambu lalu lintas, termasuk di antaranya rambu tanda 'Stop'," ujar Zainul pada Senin (19/5) kemarin.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #kereta api #pengendara motor #magetan #update #pt kai #barat #pelintasan kereta #kecelakaan