Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Demo Ojol Besok! Sepakat Matikan Aplikasi, Ini Tiga Tuntutan Utamanya

Shinta Nurma Ababil • Senin, 19 Mei 2025 | 20:11 WIB
Demo ojol besok Selasa, 20 Mei 2025
Demo ojol besok Selasa, 20 Mei 2025

JP Radar Kediri - Pengemudi ojek online atau ojol dari berbagai daerah di Indonesia dikabarkan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran besok, 20 Mei 2025.

Aksi unjuk rasa mitra pengemudi ojol ini nantinya bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang akan dipusatkan di Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan dan gedung DPR RI Jakarta.

Bahkan berdasarkan informasi yang beredar, nantinya sekitar 500 ribu pengemudi ojol juga akan mematikan aplikasi saat aksi berlangsung, sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap kebijakan yang dirasa belum berpihak.

Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia berharap pemerintah dapat merespons kekecewaan pengemudi yang merasa kurang mendapat perhatian terhadap dugaan pelanggaran regulasi oleh sejumlah aplikator.

 Baca Juga: Demo Black Lives Matter Berujung Petaka, Mahasiswa Indonesia Diusir dari Amerika?

Mereka menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap aplikator yang dinilai melanggar regulasi, pasalnya sejak 2022 pengemudi online telah bersabar tapi belum mendapat perhatian yang memadai.

Menanggapi hal tersebut, Wamenaker Noel memastikan, pemerintah senantiasa hadir untuk mendengarkan aspirasi dan memberikan dukungan bagi para mitra pengemudi.

Dilansir dari Antara, terkait hal ini, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan menyebut pihaknya akan terus konsisten untuk memperjuangkan perlindungan mitra pengemudi ojek daring/online (ojol), yang bakal melakukan demonstrasi pada Selasa (20/5).

Perjuangan mereka, secara substansi, kami mendukung. Soal perlindungannya, ya, kita akan perjuangkan itu,” kata Wamenaker Noel saat ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Jakarta, Senin.

 Baca Juga: 500 Ribu Pengemudi Ojol Siap Gelar Aksi Nasional Serentak 20 Mei 2025! Ini Yang Dituntut

Dilansir dari Jawapos Radar Madiun, terdapat tiga tuntutan utama yang diangkat oleh pengemudi ojol.

Tuntutan-tuntutan ini berfokus pada revisi tarif dan penghapusan program yang dianggap merugikan, serta perlindungan hukum yang jelas. Untuk lebih jelasnya sebagai beriku:

3 Tuntutan Utaman Demo Ojol

1. Revisi Sistem Tarif Ojol

Salah satu tuntutan utama demo ojol adalah penurunan biaya aplikasi yang diterapkan oleh pihak aplikasi.

Pasalnya saat ini, pengemudi ojol merasa bahwa tarif yang diterima tidak sebanding dengan usaha dan waktu yang mereka keluarkan.

Dengan adanya potongan biaya aplikasi yang tinggi, keuntungan yang mereka dapatkan semakin sedikit, bahkan terkadang tidak cukup untuk menutupi biaya operasional.

Oleh karenanya, para pengemudi ojol menuntut agar biaya potongan ini bisa diturunkan dari 20 persen menjadi 10 persen, dengan harapan driver ojol memperoleh penghasilan lebih layak.

2. Penghapusan Program yang Merugikan

Program-program yang merugikan seperti slot dan argo goceng juga menjadi sorotan utama dalam aksi ini.

Pengemudi ojol merasa bahwa program-program ini lebih banyak merugikan dari pada menguntungkan mereka.

Seperti halnya slot, memaksa pengemudi untuk membayar sejumlah uang untuk mendapat orderan, namun dengan tarif yang tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.

Selain itu, fitur argo goceng yang memberikan tarif murah bagi pelanggan sering kali membuat pengemudi merasa tidak dihargai.

Program-program seperti ini dianggap tidak memberikan insentif yang layak bagi pengemudi dan malah membuat mereka bekerja dengan tarif yang tidak adil.

3. Perlindungan Hukum bagi Pengemudi Ojol

Tuntutan ketiga adalah adanya payung hukum yang dapat melindungi pengemudi ojol sebagai pekerja.

Misalnya seperti pemotongan tarif sepihak oleh aplikator dan kurangnya perlindungan dalam hal kecelakaan kerja.

Para pengemudi ingin agar ada regulasi yang mengatur hak-hak mereka sebagai pekerja.

Dengan adanya perlindungan hukum yang jelas, pengemudi ojol bisa lebih tenang dalam bekerja tanpa merasa terancam atau diperlakukan tidak adil oleh pihak aplikasi.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Ojek Onlie #demo ojol #demo