JP Radar Kediri – Kementerian Sosial (Kemensos) baru-baru ini menargetkan pencairan bantuan sosial (bansos) yang akan cair Mei 2025.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan penyaluran bansos cair di triwulan kedua akan dimulai pekan ketiga Mei 2025.
Penyaluran bansos triwulan kedua akan menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Alhamdulillah, penyaluran mudah-mudahan di minggu ke-3 bulan Mei ini sudah kita mulai untuk triwulan ke-2," kata Mensos Saifullah Yusuf, dikutip dari laman Kemensos.
Namun dimungkinkan ada perubahan daftar penerima bansos. Mengingat, sebelumnya Kemensos menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam penyaluran bansos tersebut.
"Ada beberapa warga yang dulu menerima bantuan, kini tidak lagi karena adanya pemutakhiran data. Begitupun sebaliknya, ada warga baru yang masuk sebagai penerima," ujarnya.
Sehingga, mengacu pada pola pencairan sebelumnya, bansos PKH dan BPNT diperkirakan cair pada Senin, 19 Mei 2025 atau Senin, 26 Mei 2025.
Diharapkan, pencairan dapat dimulai pada tanggal 19 Mei, atau paling lambat tanggal 26 Mei 2025.
Baca Juga: Hore! 6 Jenis Bansos Ini Akan Cai Mei 2025, Ada PKH, BLT,PIP, Hingga Santunan Anak Yatim
Besaran Bansos PKH
Ibu Hamil/Nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
Siswa SD/Sederajat: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
Siswa SMP/Sederajat: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
Siswa SMA/Sederajat: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)
Penyandang Disabilitas Berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
Lanjut Usia: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
Besaran Bansos BPNT
Dilansir dari akun Instagram @indonesiabaik.id, jumlah yang diterima bagi masyarakat penerima bansos BPNT sebesar Rp200.000 per bulan.
Jika dihitung per tiga bulan, maka total yang akan diterima sebanyak Rp 600.000.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah