Alhamduliullah! Inilah 7 Jabatan Strategis ini Bisa Diduduki Honorer Jika Diangkat PPPK Paruh Waktu

Ilmidza Amalia Nadzira • Dipublikasikan Minggu, 18 Mei 2025 | 20:38 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri– Kabar gembira datang bagi para tenaga honorer di lingkungan instansi pemerintahan. Melalui kebijakan terbaru yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPAN-RB) Nomor 16 Tahun 2025, pemerintah secara resmi membuka peluang besar bagi honorer untuk menduduki sejumlah jabatan strategis melalui skema pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Langkah ini dianggap sebagai angin segar bagi ribuan honorer yang selama ini menanti kepastian status kepegawaian mereka.

Tidak hanya soal pengakuan formal, pengangkatan sebagai PPPK juga membuka jalan bagi para honorer untuk berkontribusi lebih besar dalam pelayanan publik, dengan sistem kerja yang lebih tertata dan hak yang lebih jelas.

Setidaknya ada tujuh jabatan penting yang kini bisa diisi oleh para honorer jika berhasil lolos seleksi PPPK paruh waktu. Jabatan tersebut meliputi:

Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Usai Ikuti Tes PPPK Tahap 2? Ini Pesan Penting Kepala BKN untuk Para Honorer

1. Guru dan Tenaga Kependidikan

Tak hanya guru mata pelajaran, posisi ini juga mencakup pendidik PAUD, tenaga bimbingan konseling, hingga tenaga administrasi sekolah. Mereka akan ditempatkan di berbagai jenjang pendidikan untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

2. Tenaga Kesehatan

Mencakup posisi strategis seperti dokter, perawat, bidan, hingga tenaga laboratorium. Pemerintah berharap kehadiran tenaga kesehatan PPPK dapat memperkuat layanan medis terutama di daerah yang kekurangan tenaga medis.

3. Tenaga Teknis

Posisi ini membuka peluang bagi lulusan berbagai bidang keahlian, seperti teknik sipil, informatika, hingga pertanian, yang selama ini bertugas membantu operasional instansi secara teknis.

Baca Juga: Fix! Lewat Jalur Optimalisasi Formasi, Honorer R2 dan R3 Bisa Langsung Diangkat Jadi ASN PPPK Penuh Waktu

4. Pengelola Umum Operasional

Bertanggung jawab terhadap manajemen dan administrasi secara keseluruhan. Jabatan ini cocok untuk tenaga honorer yang sudah terbiasa menangani tata kelola perkantoran di instansi.

5. Operator Layanan Operasional

Berperan penting dalam menjalankan tugas-tugas operasional harian, termasuk penginputan data, pelayanan publik, dan kegiatan teknis lainnya yang bersifat rutin.

6. Pengelola Layanan Operasional

Mereka yang berada di jabatan ini diharapkan mampu mengkoordinasi dan mengevaluasi layanan operasional agar berjalan efektif dan efisien.

Baca Juga: Fix! Lewat Jalur Optimalisasi Formasi, Honorer R2 dan R3 Bisa Langsung Diangkat Jadi ASN PPPK Penuh Waktu

7. Penata Layanan Operasional

Jabatan ini fokus pada penataan dan pengembangan sistem layanan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi instansi pemerintah.

Namun demikian, tidak semua honorer secara otomatis dapat diangkat. Hanya mereka yang telah terdaftar dalam basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan memenuhi persyaratan administratif serta teknis yang akan memiliki peluang untuk lolos menjadi PPPK paruh waktu.

Langkah strategis ini tak hanya dinilai sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para honorer selama bertahun-tahun, tetapi juga sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan publik.

Baca Juga: Info Terbaru untuk Honorer! BKN Siapkan Jadwal Pengisian DRH bagi PPPK Paruh Waktu, Tapi Masih Tunggu Tahapan Ini Tuntas

Pemerintah berharap, dengan pengangkatan PPPK paruh waktu, instansi pemerintahan bisa lebih adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan.

Dengan adanya regulasi ini, para honorer kini memiliki harapan baru. Status dan hak yang selama ini masih menggantung kini bisa lebih pasti, selama mereka mampu memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Kini, kesempatan untuk mengabdi secara profesional di sektor publik terbuka lebih lebar.

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
radar kediri jabatan PPPK paruh waktu PPPK Paruh Waktu Skema PPPK Paruh Waktu