JP Radar Kediri - Ribuan siswa SD hingga SMA dikabarkan akan menerima Program Indonesia Pintar (PIP) 2025.
Program Indonesia Pintar ini kembali hadir di tahun 2025 dengan menargetkan siswa-siswi dari keluarga prasejahtera yang belum pernah menerima bantuan pendidikan sebelumnya.
Pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nominasi Penerima sebagai langkah awal dalam proses pencairan dana bantuan tersebut.
SK nominasi hanyalah tahap pertama. Supaya dana PIP bisa dicairkan, siswa penerima harus mengaktifkan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) terlebih dahulu di bank penyalur yang ditentukan.
Namun perlu diketahui, bantuan ini belum dapat cair jika belum melakukan aktivasi rekening.
Namun, proses pencairan tidak akan berlangsung jika rekening siswa belum diaktifkan sebelum 31 Mei 2025.
Syarat dan cara aktivasi rekening
Sebelum melakukan aktivasi rekening, penerima sebaiknya mengecek status nominasinya di laman pip.kemendikdasmen.go.id dengan memilih fitur "Cek Perima PIP", menggunakan NISN dan NIK.
Adapun syarat dokumen yang dibutuhkan untuk aktivasi rekening, yakni:
Surat aktivasi rekening dari kepala sekolah
KTP bagi yang telah memiliki dan Kartu Keluarga (KK) jika masih belum punya
KTP orang tua/wali siswa.
Surat Pernyataan Tanggung Jawab mutlak asli yang ditandatangani penerima kuasa di atas materai KTP asli dan fotokopi penerima kuasa Surat pengangkatan jabatan asli dan fotokopi penerima kuasa Surat rekomendasi dari dinas pendidikan.
Cara Aktivasi Rekening PIP Tahun 2025
1. Peserta atau orang tua datang ke kantor cabank bank penyalur sesuai dengan jenjang pendidikan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Puslapdik Kemendikbudristek.
2. Mengisi formulir pembukaan rekening.
Menyerahkan dokumen yang dipersyaratkan kepada petugas bank seperti:
3. Surat Keterangan aktivasi rekening dari kepala sekolah
4. KTP atau Kartu Pelajar untuk siswa SMP, SMA, SMK, dan setara
5. KTP, Kartu Keluarga, atau surat keterangan domisili orang tua/wali untuk siswa SD dan setara
6. Peserta akan mendapatkan buku tabungan dan kartu debit.
Editor : Anwar Bahar Basalamah