Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Fokus Cetak Generasi Berkualitas, Khofifah Ogah Dibandingkan dengan Dedi Mulyadi : 'Setiap Pemimpin Punya Jalan Sendiri'

Ilmidza Amalia Nadzira • Jumat, 16 Mei 2025 | 19:58 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

JP Radar Kediri - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa dirinya enggan terjebak dalam perbandingan yang bersifat populis, termasuk dibandingkan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk masuk dalam pusaran perbandingan dengan figur politik lain, termasuk dengan tokoh populer seperti Dedi Mulyadi.

Bagi Khofifah, setiap pemimpin memiliki jalan perjuangannya masing-masing dan ukuran keberhasilan tidak semata-mata dilihat dari sisi popularitas atau pencitraan di media sosial.

Khofifah lebih memilih menitikberatkan langkahnya pada kerja konkret, khususnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur dan Indonesia secara umum.

Baca Juga: Akhirnya! Batas Usia Dalam Rekrutmen Kerja di Wilayah Jawa Timur Dihapuskan, Ini Penjelasan Gubernur Khofifah

Ia menggarisbawahi pentingnya investasi sosial yang dimulai dari keluarga, pendidikan karakter, hingga penguatan peran perempuan dalam mengasuh dan membentuk mentalitas generasi penerus bangsa.

Dalam pandangannya, kemajuan suatu bangsa tidak bisa dilepaskan dari kualitas manusianya dan karena itulah ia merancang sejumlah strategi berkelanjutan yang berbasis kearifan lokal dan pendekatan partisipatif.

Ia menyebut, program-program sosial berbasis komunitas yang telah ia rintis sejak menjabat sebagai Menteri Sosial maupun Gubernur Jatim adalah bukti nyata komitmennya terhadap pembangunan generasi emas.

Baca Juga: Sebanyak 61 Persen Lulusan SMP di Jawa Timur Tidak Lanjut ke Sekolah Negeri, Gubernur Khofifah 'Terima Kasih Sekolah Swasta'

Menurut Khofifah, membandingkan dirinya dengan tokoh lain tanpa melihat konteks dan pendekatan masing-masing justru bisa mengaburkan tujuan utama dari kepemimpinan itu sendiri melayani masyarakat dan membangun masa depan.

Warganet dan pengamat politik melihat pendekatan Khofifah sebagai langkah yang strategis, terutama di tengah situasi politik nasional yang sering kali lebih mengedepankan sensasi ketimbang substansi.

Dalam berbagai pernyataannya, Khofifah tetap konsisten bahwa ia ingin dikenal bukan karena gimmick politik, tapi karena kontribusi nyata dalam membentuk peradaban yang lebih adil, seimbang, dan manusiawi.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #Gubernur Jabar Dedi Mulyadi #Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa