JP Radar Kediri - Kejadian Tidak terduga menimpa seorang driver ojek online saat mengetahui bahwa paket yang diantarkannya ke sebuah alamat di sekitar Jalan Ampera III, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara, berisikan tubuh bayi yang sudah tidak bernyawa pada Kamis (8/5) lalu.
Hal tersebut terbongkar setelah sang driver ojek online berinisial MYA (35) saat tiba di lokasi tujuan paket diikirim namun penerima berinisial P tidak dapat dihubungi. Ia pun bertanya kepada salah satu warga yang berada disana untuk menanyakan rumah milik P.
Tetapi, MYA malah mendapati jika tidak ada rumah atas nama P dititik lokasi paket dikirimkan. Paket yang ia letakan di antara stang dan jok motor itu pun ia buka.
Betapa terkejutnya MYA saat menemukan adanya jasad bayi yang berada di bawah sajadah birung yang turut berada di dalam paket tersebut.
Penemuan jasad bayi yang berada di dalam paket itu pun menggegerkan masyarakat sekitar. Kepala Lingkungan yang turut hadir dan menyaksikan saat driver ojol tersebut membuka paket segera melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.
Dari informasi yang telah dikumpulkan, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga adalah orang tua dari bayi yang ditemukan meninggal dunia didalam paket itu pada Jumat (9/5) pagi tadi.
Fakta yang mengejutkan masyarakat adalah saat mengetahui hubungan R dan NH, pelaku yang memaketkan jasad bayi itu bukanlah sepasang suami istri ataupun kekasih. Melainkan kakak adik kandung.
Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan, kedua Kedua pelaku diketahui tidak tinggal dalam satu atap rumah. Tetapi, R kerap kali datang untuk menemui NH dan melakukan hubungan badan (inses).
Kedua pelaku telah diamankan di Polrestabes Medan. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.
Video yang merekam aksi penangkapan terhadap kedua pelaku berlangsung panas sebab masyarakat sekitar yang marah karena aksi yang dilakuakn oleh kakak beradik itu meneriaki kedua pelaku saat hendak dibawa oleh pihak kepolisian. Pada saat penangkapan berlangsung, banyak media yang hadir dilokasi.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira