JP Radar Kediri – Usai meninggalnya Paus Fransiskus pada Senin (21/4/2025) dalam usia 88 tahun, kini telah terpilihlan penggantinya.
Hal ini setelah terlihat asap putih mengepul dari cerobong asap di atas Kapel Sistina, Vatikan, menandakan bahwa 133 kardinal di dalam telah memilih Paus baru.
Untuk diketahui, rangkaian konklaf dimulai pada Rabu (7/5) pukul 10.00 Waktu Roma atau pukul 16.00 WITA dengan misa Kudus Pro Eligendo Romano Pontifice atau "untuk memilih Uskup Roma".
Adapun misa dipimpin oleh Dekan Dewan Kardinal (Dean of College of Cardinals) Kardinal Giovanni Battista Re.
Baca Juga: Robert Francis Prevost Jadi Paus Pertama dari Amerika Serikat, Mengusung Semangat Pembaruan Gereja
Selesai misa pada pukul 16.30 Waktu Roma atau pukul 22.30 WITA, konklaf resmi dimulai dengan para Kardinal elektor berjalan menuju Kapel Sistina.
Vatikan secara total memiliki 252 kardinal yang bertugas di seluruh dunia. Namun, hanya 133 kardinal yang berhak untuk mengikuti konklaf karena berusia kurang dari 80 tahun.
Singkatnya, usai pemungutan suara, terpilihlah Leo XIV menjadi paus baru untuk memimpin Gereja Katolik dan Kepala Negara Vatikan.
Diketahui, Paus Leo XIV merupakan paus pertama asal Amerika Serikat.
Baca Juga: Konklaf Pemilihan Paus Berlanjut ke Hari Kedua, Begini Makna Asap Hitam yang Keluar
Dilansir AFP, Kardinal Robert Francis Prevost yang dipilih pada Kamis (8/5/2025) waktu setempat merupakan seorang moderat yang dekat dengan Paus Fransiskus dan menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai misionaris di Peru.
Ia menjadi paus ke-267 Gereja Katolik, dengan nama kepausan Leo XIV.
Profil Paus Leo XIV
Robert Francis Prevost yang mengganti nama menjadi Paus Leo XIV merupakan seorang Kardinal Amerika Serikat.
Dia terpilih sebagai Paus ke-267 Gereja Katolik pada tanggal 8 Mei 2025.
Diketahui, Robert lahir di Chicago, Illinois, pada 14 September 1955 dan memiliki rekam jejak panjang dalam pelayanan gereja.
Dia adalah anggota Ordo Santo Agustinus (OSA) dan menghabiskan sebagian besar pelayanannya sebagai misionaris di Peru, sebagai pastor paroki, pejabat keuskupan, pengajar seminari, hingga administrator.
Sebelum terpilih sebagai Paus, Paus Leo XIV menjabat sebagai Prefek Dikasteri untuk Uskup sejak Januari 2023.
Paus Leo XIV juga dikenal karena kedekatannya dengan rakyat, terutama kaum miskin, serta komitmennya terhadap isu-isu keadilan sosial dan lingkungan.
Jika dilihat jumlah kekayaannya, saat masih menjadi Kardinal, Robert mendapatkan gaji antara Rp74 juta hingga Rp93 juta perbulan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah