Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Akibat Rem Blong, Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang Tewaskan Hingga 12 Korban Meninggal Dunia

Shinta Nurma Ababil • Rabu, 7 Mei 2025 | 20:01 WIB
Kecelakaan Bus ALS  di Padang Panjang
Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang

Padang, JP Radar Kediri – Peristiwa kecelakaan memakan belasan korban terjadi di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada Selasa (6/5/2025).

Peristiwa kecelakaan maut yang diduga terjadi akibat rem blong itu menyebabkan 23 penumpang luka-luka dan 12 meninggal dunia.

Dilansir dari Antara, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mengidentifikasi 12 orang korban meninggal dunia.

"Total ada 12 orang jenazah di RSUD Kota Padang Panjang dan telah teridentifikasi," kata Kapolres Kota Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso di Kota Padang Panjang, Selasa.

 Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Gus Alam di Tol Pemalang, Meninggal Dunia Usai 4 Hari Dirawat di ICU

Kapolres menyebutkan 12 jenazah yang berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) tersebut yakni Rema Andini Pane (1,5), Naufal Rehan Pane (6), Riski Agustini Lubis (32), Melaiki Sinaga (74), Karmina Gultam (74) dan Sarudin Nainggolan (74).

Berikutnya Desrita Nainggolan (50), Sri Rejeki (38), Romaida Sitanggang (74), Etrick Gustaf Wenas (26), Aryudi (38) dan Atas Silaen (30).

AKBP Kartyana mengatakan hingga pukul 17.00 WIB sudah ada perwakilan tiga keluarga jenazah yang tiba di RSUD Kota Padang Panjang untuk menjemput kerabatnya yang turut menjadi korban kecelakaan maut bus ALS tujuan Bekasi tersebut.

Eka mengatakan tim DVI Polda Sumbar bersama instansi terkait telah menyerahkan tiga jenazah kepada masing-masing keluarga korban dimana dua antaranya laki-laki dan satu perempuan.

"Tiga jenazah itu dijemput pihak keluarga dan akan dibawa ke daerah asalnya di Medan, Sumatera Utara," ujarnya.

 Baca Juga: Innalillahi, Gus Alam Pengasuh Pesantren Alfadllu wal Fadhilah Kendal Wafat Usai Kecelakaan di Tol Pemalang

Sementara itu, Kasubdit Dokpol Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Sumbar dr Eka Purnama Sari mengatakan petugas tidak menemukan kesulitan untuk mengetahui identitas korban karena kondisinya masih dapat dikenali termasuk melalui kartu identitas maupun benda bawaan.

"10 jenazah teridentifikasi melalui sidik jari sementara dua lainnya dari data medis serta properti yang kita dapat info dari data antem mortem pihak keluarga," jelas dr Eka.

Kronologi kecelakaan bus ALS

Kepolisian Resor Padang Panjang Inspektur Satu Jamalludin mengatakan bus ALS itu hendak masuk ke Terminal Bukit Surungan.

Namun akibat remnya blong, sopir memutuskan untuk melewatinya dan menabrak tembok di samping puskesmas yang berada tak jauh dari terminal itu.

Meski begitu, kepolisian masih menganalisis penyebab pasti dari kecelakaan ini.

Saat ini, Kepolisian telah mengamankan sopir dan kernet bus untuk pemeriksaan, termasuk tes urine.

Adapun korban kecelakaan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang dengan bantuan dari berbagai pihak termasuk SAR Padang, Damkar, BPBD, Satpol PP, Dishub, PMI, dan Brimob.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bus als #Peristiwa #kecelakaan #padang panjang