JP Radar Kediri – Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). KH Alamudin Dimyati Rois atau Gus Alam yang merupakan Pengasuh Pesantren Al-Fadllu wal Fadhilah Kaliwungu Kendal meninggal dunia pagi ini, Selasa (6/5/2025) pukul 05.30 WIB.
Diketahui, almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Budi Rahayu Pekalongan.
Kabar duka ini dibenarkan oleh kerabat almarhum, Ali Nahdhodin, Selasa. “Gus Alam, kapundut sekitar jam 05.30 WIB,” ungkapnya. Saat ini, jenazah Gus Alam masih berada di Rumah Sakit Budi Rahayu Pekalongan
Baca Juga: Lamborghini Revuelto Terlibat Kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto, Begini Kronologinya
Sebelumnya, Gus Alam mengalami musibah kecelakaan bersama tiga rekannya setelah menghadiri rutinan pengajian di Brebes, Jumat (2/5/2025).
Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Tol Pemalang-Batang, tepatnya KM 315+900, melibatkan antara mobil Toyota Inova Nopol H 1980 CM dengan Truk Fuso Nopol K 1344 K yang terjadi sekira pukul 2.45 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi, mobil Toyota Inova Nopol H 1980 CM melaju dari arah barat ke timur di lajur kanan.
Sesampainya di lokasi kejadian mendahului kendaraan lainnya dari lajur kiri.
Saat bersamaan di lajur kiri terdapat KBM Truk Fuso Nopol K-1344-K yang melaju searah di depannya, karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadi benturan.
Baca Juga: Bus Harapan Jaya Kecelakaan Lagi di Kediri, Kali Ini Tabrakan dengan Motor Honda CBR
Usai peristiwa itu, kondisi Gus Alam sempat kritis setelah cukup lama mendapat pelayanan medis.
Gus Alam mengalami cedera serius luka cedera kepala sedang, fraktur pergelangan dan jari manis tangan kanan, sobek pelipis kiri, kondisi setengah sadar, dan dirawat. Tindakan operasi pun harus dilakukan.
Sedangkan dua rekannya meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.
Hingga kemudian Gus Alam menghadap sang ilahi hari ini Selasa (6/5/2025) pukul 05.30 WIB.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri.
Editor : Anwar Bahar Basalamah