JP Radar Kediri - Wacana pembentukan provinsi baru di wilayah timur Pulau Jawa kembali mencuat.
Sejumlah daerah di wilayah selatan Jawa Timur secara terbuka menyuarakan aspirasi untuk membentuk provinsi baru yang akan diberi nama Provinsi Matraman. Kabupaten Kediri disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menjadi ibu kota provinsi tersebut.
Usulan ini mencakup 13 kabupaten dan kota yang berada di wilayah barat dan selatan Jawa Timur, yakni Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Ngawi. Total terdapat 2.506 desa dan kelurahan yang tersebar di wilayah-wilayah tersebut.
Menurut informasi yang beredar, pembentukan Provinsi Matraman dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih merata, khususnya di kawasan selatan Jawa Timur yang selama ini dianggap kurang tersentuh oleh pembangunan terpusat.
Pemerintah daerah yang tergabung dalam usulan ini menilai bahwa dengan membentuk provinsi baru, perhatian terhadap infrastruktur, layanan dasar, serta potensi ekonomi lokal dapat lebih optimal dan cepat direalisasikan.
Di sisi lain, wacana ini masih berada dalam tahap penjajakan dan belum masuk dalam agenda prioritas nasional. Proses pembentukan provinsi baru memerlukan kajian menyeluruh, persetujuan dari DPR RI, serta kesiapan administratif dan anggaran yang tidak sedikit.
Beberapa pengamat menyarankan agar usulan ini dikaji secara komprehensif, mengingat kondisi ekonomi nasional yang masih dalam tahap pemulihan pasca-pandemi COVID-19.
Meski begitu, pemerintah daerah yang mendukung gagasan ini tetap menyatakan komitmennya untuk melakukan berbagai persiapan administratif dan komunikasi politik dengan pihak-pihak terkait.
Mereka berharap, ketika momentum politik nasional memungkinkan, Provinsi Matraman bisa resmi terbentuk dan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan di kawasan selatan Jawa Timur.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam rencana pembentukan provinsi ini diimbau untuk bersabar dan mengikuti perkembangan wacana tersebut secara bijak.
Dukungan masyarakat juga dianggap penting untuk memperkuat legitimasi aspirasi pemekaran wilayah ini di tingkat pusat.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira