JP Radar Kediri - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) secara resmi mengumumkan bahwa proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2025 tidak akan dibuka secara umum seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kebijakan ini menjadi sorotan publik, terutama bagi para pencari kerja di wilayah Kediri dan sekitarnya, mengingat banyak lulusan baru maupun tenaga honorer yang berharap bisa lolos menjadi abdi negara melalui jalur CPNS.
Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, dalam konferensi pers yang digelar awal pekan ini.
Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa seleksi CPNS tahun 2025 akan difokuskan secara terbatas kepada pelamar dari kategori tertentu yang dianggap benar-benar dibutuhkan oleh negara.
Artinya, tidak semua pelamar dari latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja bisa mendaftar, karena pemerintah memberlakukan seleksi yang lebih ketat dan selektif dengan mempertimbangkan prioritas kebutuhan jabatan di masing-masing kementerian dan lembaga.
Meski tidak merinci secara langsung delapan kategori pelamar yang tidak diperkenankan mendaftar dalam seleksi tahun ini, pernyataan tersebut telah mengundang perhatian luas, terutama dari kalangan lulusan perguruan tinggi yang sebelumnya mengincar posisi CPNS sebagai tujuan karier jangka panjang.
Kebijakan ini diambil seiring upaya pemerintah dalam melakukan penataan ulang formasi aparatur sipil negara, agar lebih efisien, tepat sasaran, dan selaras dengan perkembangan birokrasi modern yang kini menuntut keahlian spesifik dan pemanfaatan teknologi.
Baca Juga: CPNS Kabupaten Kediri Terima SK Mei Ini, PPPK Harus Tunggu Pertek BKN yang Belum Selesai
Sementara itu, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal pendaftaran seleksi CPNS 2025.
Namun jika merujuk pada pola tahun-tahun sebelumnya, besar kemungkinan proses pendaftaran akan dibuka sekitar bulan Agustus atau September 2025, setelah proses evaluasi dan pelaporan rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2024 rampung sepenuhnya.
Selain itu, Menpan RB juga mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang menyelesaikan proses pemetaan kebutuhan jabatan serta menghitung ulang jumlah aparatur yang dibutuhkan oleh kementerian dan lembaga.
Penambahan jumlah kementerian dari semula 34 menjadi 48 kementerian tentu akan berdampak besar pada struktur kebutuhan ASN di tingkat pusat.
Oleh karena itu, seleksi CPNS 2025 akan menyesuaikan dengan formasi yang dianggap mendesak dan tidak dapat diisi melalui mekanisme internal atau PPPK.
Bagi masyarakat, khususnya warga Kediri dan sekitarnya, yang memiliki keinginan kuat untuk menjadi ASN, disarankan agar secara aktif memantau situs resmi Kemenpan RB dan instansi terkait.
Pemerintah juga mengimbau calon pelamar agar lebih selektif dalam mempersiapkan diri, termasuk memahami kriteria yang dibutuhkan, serta mempersiapkan dokumen dan kompetensi sejak jauh hari sebelum seleksi dibuka.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira