JP Radar Kediri – Kasus perselingkuhan antara Lisa Mariana dan Ridwan Kamil berujung di kepolisian.
Perseteruan ini masih memanas usai mantan Gubernur Jawa Barat tersebut resmi melaporkan selingkuhannya tersebut ke pihak berwajib.
Dari pihak Lisa, pada dasarnya menginginkan pengakuan Ridwan Kamil akan buah hatinya.
Pengakuan ini menurutnya diperlukan agar anaknya bisa terjamin hidupnya hingga ia dewasa dan bisa mencari nafkah sendiri.
Baca Juga: Lisa Mariana Minta Maaf ke Atalia Praratya, Begini Respon Istri Ridwan Kamil
Namun, alih-alih mengakui anak tersebut, Ridwan Kamil justru menuding Lisa menyebar fitnah dan mencemari nama baik suami Atalia Praratya.
Dilansir dari Jawapos Radar bali, dulunya, Lisa mengaku termakan ancaman Ridwan Kamil saat hamil tiga bulan. Hal ini membuatnya tak berani bersuara.
Lisa Mariana menganggap dirinya korban yang ditekan dan diancam sang mantan pejabat tersebut.
Ancaman itu meminta Lisa Mariana untuk tidak bersuara dan membuka aib tersebut. Jika tidak ia akan dipenjara dan bayinya diasih pemerintah.
Baca Juga: Vista Putri Minta Lisa Mariana Berhenti, Sebut Psikis Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Terganggu
Ridwan Kamil bersama ajudannya memaksanya untuk tutup mulut dengan menandatangani kontrak tertulis.
Karena takut, tanpa pikir panjang dan membaca kontrak, Lisa Mariana menyetujuinya.
Hal itu membuatnya tak berdaya terlebih lagi saat itu usianya baru dua puluh tahun.
Karena kasus ini muncul ke permukaan, muncul kabar asisten ibu Cinta menawarkan sejumlah uang pada Lisa Mariana.
Ini bertujuan agar tutup mulut dan memulihkan nama baik Ridwan Kamil lagi.
Hal itu diduga dilakukan Ibu Cinta untuk melindungi suaminya dari masalah memalukan tersebut.
Sayangnya oleh Lisa Mariana hal itu tak ingin dilakukan karena yang ia inginkan hanya mendapatkan keadilan untuk anaknya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri.
Editor : Anwar Bahar Basalamah