Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Masih Ingat Korban Pendulum 360 Jatim Park 1? Begini Kondisi Terbarunya usai Jalani Fisioterapi

Ilmidza Amalia Nadzira • Jumat, 2 Mei 2025 | 21:23 WIB
Ilustrasi Wahana Pendulum 360 Jatim Park 1
Ilustrasi Wahana Pendulum 360 Jatim Park 1

JP Radar Kediri – Harapan dan semangat tinggi untuk kembali menjalani rutinitas seperti sedia kala kini mulai tumbuh dari diri Diaz Putra, remaja berusia 14 tahun yang menjadi korban insiden terjatuh dari wahana ekstrem 360° Pendulum di Jatim Park 1, Kota Batu, pada awal April 2025 lalu. Setelah menjalani serangkaian prosedur medis, termasuk operasi dan sesi fisioterapi intensif, kondisi Diaz terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Remaja yang saat ini duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Malang tersebut menyampaikan bahwa dirinya telah melewati beberapa tahap penting dalam proses pemulihan. Saat ini, gips yang semula membungkus seluruh kaki kirinya telah dipotong hingga sebatas lutut, menandai tahap lanjutan dari proses rehabilitasi yang dijalaninya. Ia juga telah mulai berlatih berjalan dan mengikuti terapi secara berkala di rumah sakit, bahkan telah menjalani tiga kali kontrol dalam sebulan terakhir.

“Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih baik. Kemarin saya kontrol ke rumah sakit, gips sudah dipotong hingga bawah lutut, dan saya mulai belajar berjalan kembali. Fisioterapi saya bagi menjadi beberapa fase, dimulai dari belajar jalan tanpa tongkat, naik turun tangga, dan nanti akan lanjut ke fase yang lebih berat seperti latihan agar bisa olahraga lagi,” ujarnya kepada awak media.

Proses penyembuhan tersebut diperkirakan masih akan memakan waktu beberapa bulan ke depan, tergantung pada progres tubuhnya dalam merespons terapi. Namun semangat dan motivasi Diaz untuk segera kembali menjalani aktivitas seperti anak-anak lainnya tidak pernah surut. Bahkan, selama masa pemulihan, ia tetap mengikuti kegiatan belajar kelompok bersama teman-temannya di rumah agar tidak tertinggal pelajaran. Menurutnya, kebersamaan itu menjadi penyemangat tersendiri dan membantunya tetap merasa menjadi bagian dari lingkungan sekolah.

“Teman-teman saya luar biasa, mereka datang ke rumah, ngajak kerja kelompok, dan belajar bareng. Saya juga nggak mau membebani mereka, jadi tetap berusaha ikut aktif supaya bisa berkontribusi,” tuturnya penuh semangat.

Rencananya, Diaz akan kembali ke sekolah mulai Jumat, 2 Mei 2025. Keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan lampu hijau dari dokter, dengan catatan bahwa kondisi tubuhnya stabil dan ia mampu mengikuti aktivitas sekolah meski dalam keterbatasan. Kembalinya Diaz tentu tidak hanya menjadi kabar baik bagi keluarganya, tetapi juga bagi teman-teman dan pihak sekolah yang selama ini memberikan dukungan penuh.

Ibunya, Dika, mengungkapkan bahwa keluarga sudah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar Diaz bisa menjalani hari-harinya di sekolah dengan lebih nyaman. Di antaranya adalah kursi roda dan alat bantu berjalan yang akan digunakan selama proses transisi ini. Ia juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah memindahkan ruang kelas dari lantai dua ke lantai dasar demi memudahkan akses anaknya.

“Pihak sekolah sangat kooperatif, kelasnya sudah dipindah ke lantai satu supaya Diaz tidak kesulitan. Banyak teman-temannya juga yang siap membantu kalau dibutuhkan. Kami bersyukur atas perhatian dan dukungan yang begitu besar dari berbagai pihak,” ujar Dika.

Dengan semangat yang terus menyala dan dukungan dari lingkungan sekitar, keluarga besar Diaz berharap agar proses pemulihan ini dapat terus berjalan lancar hingga akhirnya remaja tersebut dapat beraktivitas seperti biasa tanpa hambatan berarti.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #pendulum 360 #Jatim Park 1 #Batu Jawa timur