JP Radar Kediri – Polisi tidur di Jalan Pemuda dibongkar usai viral di media sosial dan menuai kritik dari masyarakat. Pembongkaran ini dilakukan pada Minggu (27/4) dan baru selesai sekitar jam 18.00.
Kegiatan pembongkaran polisi tidur tersebut dilakukan oleh beberapa pekerja dan secara langsung diawasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
Dari Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten, Suryanto, mengatakan kegiatan pembongkaran akan dilakukan hari Minggu (27/4) dan penyempurnaan dilakukan pada Senin (28/4).
Menurut warga sekitar polisi tidur ini dibuat karena sering terjadi kecelakaan di jalan tersebut. Akhirnya warga mengajukan permohonan pembuatan polisi tidur tersebut sekitar tahun lalu.
Sayangnya, polisi tidur yang dibuat terlalu tinggi dan terlalu rapat sehingga kendaraan sulit untuk melewatinya apalagi bagi kendaraan yang bermuatan.
Hamenung menjelaskan bahwa polisi tidur tersebut adalah usulan dari warga sekitar bukan inisiatif dair Pemda Klaten.
“Maksudnya baik agar tidak terjadi kecelakaan karena kebut-kebutan di jalur lambat, tapi tidak pas," ungkapnya.
Hamenang juga menjelaskan bahwa pembuatan polisi tidur tersebut adalah di seberang Pemda bukan di depan Pemda seperti yang viral di media sosial.
“Yang pertama, itu bukan di depan pemda, melainkan di seberang pemda,” ujar Bupati Hamenang melalui akun Instagram pribadinya @Hamenang pada Senin, 28 April 2025.
Akhirnya keempat polisi tidur tersebut di bongkar karena terlalu tinggi dan dapat membahayakan pengguna jalan. Selain itu jarak keempat polisi tidur juga terlalu dekat dan menyulitkan pengendara untuk lewat.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira