Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ingatkan Guru Bijak Bermedsos, Waspadai Konten Sensasional dan Penipuan Online

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 27 April 2025 | 03:12 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti.

JP, Radar Kediri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti mengimbau seluruh guru di Indonesia agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial di tengah maraknya arus digitalisasi.

Dalam sambutannya saat membuka Pekan Olahraga dan Seni SMK Muhammadiyah (Porsikam) di SMK Muhammadiyah 3 Metro, Lampung, Sabtu (26/4), ia menekankan bahwa banyak konten di media sosial yang dibuat semata-mata demi mengejar sensasi dan popularitas, tanpa memperhatikan kebenaran isi yang disampaikan.

Menurut Abdul Mu’ti, banyak sekali konten viral di dunia maya yang tidak berbasis fakta, bahkan mengandung fitnah atau informasi menyesatkan.

Baca Juga: Viral Guru Gunting Seragam Siswa di Jawa Tengah, Warganet Geram: 'Itu Dibeli Pakai Uang Orang Tua!'

Ia mengingatkan para pendidik agar tidak mudah terpengaruh dan harus selalu bijaksana dalam menyaring informasi, mengingat media sosial kini menjadi salah satu panggung utama dalam pembentukan opini publik.

Fenomena "no viral no justice", lanjutnya, juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri, karena dalam banyak kasus, kebenaran justru dikaburkan oleh dramatisasi demi menarik perhatian.

Tidak hanya itu, Abdul Mu’ti juga menyampaikan peringatan serius kepada masyarakat umum untuk lebih berhati-hati dalam mencari pekerjaan melalui jalur online.

Baca Juga: Guru yang Viral Usai Gunting Seragam Siswa di Jawa Tengah Berakhir Mendapat Teguran dari Disdikbud Sragen

Ia mengungkapkan bahwa maraknya penipuan berkedok lowongan kerja telah menyebabkan banyak WNI menjadi korban perdagangan manusia, khususnya di negara seperti Kamboja dan Myanmar.

"Masyarakat harus ekstra waspada ketika menerima tawaran pekerjaan lewat internet," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga memaparkan program terbaru dari kementeriannya, yakni pengembangan kurikulum berbasis deep learning atau pembelajaran mendalam.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemerintah Siapkan Tunjangan Rp500 Ribu untuk Guru Non-ASN

Kurikulum ini menekankan pendekatan pembelajaran yang mindful (sadar), meaningful (bermakna), dan joyful (menyenangkan), di mana siswa tidak hanya dijejali materi, tetapi diajak untuk benar-benar memahami dan mencintai proses belajar.

"Kita ingin menciptakan suasana pendidikan yang bebas dari perundungan, penuh kebahagiaan, dan menumbuhkan rasa saling menghormati antara guru dan murid," ujarnya menutup sambutannya dengan penuh semangat.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Mendikdasmen Abdul Mu ti #Abdul Mu ti #Presiden Prabowo #Prof Abdul Mu’ti #radar kediri terkini