Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Oda Pernah Spoiler Ending One Piece? Ini Cluenya Sejak 1999 sampai Sekarang!

Radyan Fahmi Asshidqi • Jumat, 25 April 2025 | 22:45 WIB

 

Eiichiro Oda, pengarang One Piece pernah mengungkap akhir ceritanya.
Eiichiro Oda, pengarang One Piece pernah mengungkap akhir ceritanya.

JP Radar Kediri - Apakah Eiichiro Oda pernah memberikan spoiler tentang ending One Piece sejak awal rilisnya pada 1999? Pertanyaan ini sempat ramai dibahas penggemar, terutama setelah manga memasuki Arc Terakhir.

Sejumlah petunjuk tersembunyi yang tersebar selama lebih dari dua dekade disebut-sebut sudah mengisyaratkan bagaimana kisah Topi Jerami akan berakhir.

Berikut beberapa clue menarik yang tersembunyi dalam cerita One Piece, dari tahun 1999 hingga saat ini, simak baik-baik!

  1. Judul Chapter Pertama, Romance Dawn

Chapter pertama One Piece diberi judul Romance Dawn, yang secara harfiah berarti "Awal dari Kisah Cinta". Tapi lebih dari sekadar nama puitis, judul ini dipercaya menjadi representasi tematik dari keseluruhan cerita. Oda tidak sembarangan memilih judul ini.

Dalam wawancara lama, ia mengatakan bahwa Romance Dawn adalah “demo” dari akhir cerita One Piece sebuah kisah tentang mimpi besar, kebebasan, dan perjalanan tanpa batas.Frasa Romance Dawn bahkan muncul kembali di momen-momen krusial seperti saat Luffy melawan Crocodile di Alabasta, dan dalam klimaks besar arc Wano.

Ini menandakan bahwa Oda menjadikan filosofi Romance Dawn sebagai fondasi cerita. Jadi, meski kita belum tahu bentuk konkret harta karun One Piece, semangat dan esensi akhirnya sudah ditanam sejak awal.

  1. Luffy Tidak Tertarik Jadi Pahlawan

Sejak awal, Luffy tidak pernah memposisikan dirinya sebagai penyelamat atau pahlawan dunia. Dalam banyak arc, ia membantu orang-orang bukan karena rasa keadilan, tapi karena keinginannya sendiri.

Oda bahkan pernah menegaskan dalam SBS Volume 63 bahwa Luffy bukan tipe yang tertarik untuk menyelamatkan dunia. Ia hanya ingin menjadi orang paling bebas di lautan.

Petunjuk ini bisa menjadi dasar interpretasi bahwa ending One Piece tidak akan seperti kisah epik heroik pada umumnya. Luffy tidak akan mengakhiri cerita sebagai simbol perdamaian dunia atau pemimpin global. Sebaliknya, ia akan tetap menjadi bajak laut yang mengejar mimpinya sendiri, meski dunia mungkin berubah karena tindakannya.

  1. Roger Tertawa Saat Menemukan One Piece

Salah satu adegan paling ikonik dalam sejarah One Piece adalah saat Gol D. Roger tertawa di Laugh Tale. Banyak fans percaya bahwa tawa itu bukan karena menemukan harta emas atau senjata kuno, tapi karena sesuatu yang mengejutkan dan lucu.

Oda juga pernah menyatakan bahwa harta karun One Piece adalah "sesuatu yang membuat tertawa", bukan sekadar kekayaan material. Hal ini membuka interpretasi bahwa akhir cerita mungkin bukan tentang siapa yang terkuat atau siapa yang bisa menguasai dunia.

Bisa jadi, One Piece adalah kebenaran besar yang mengungkap ironi sejarah dunia,  seperti Roger, Luffy dan kru Topi Jerami juga akan tertawa. Petunjuk ini menjadi pengingat bahwa ending One Piece mungkin lebih bersifat filosofis daripada dramatis.

  1. Teori Usopp dan ‘Great Warrior of the Sea’

Usopp sejak awal dikenal sebagai pembohong, namun banyak kebohongannya justru menjadi kenyataan. Ia pernah mengaku sebagai "Great Warrior of the Sea" ketika masih di desa, dan kini perlahan-lahan, gelar itu menjadi kenyataan.

Perjalanan Usopp sebagai karakter yang terus berkembang menjadi foreshadowing besar dari gaya narasi Oda, mimpi dan omongan bisa menjadi kenyataan jika cukup percaya dan bertindak.

Teori ini membuat banyak fans berspekulasi bahwa Usopp akan memegang peran penting di akhir cerita. Bukan tidak mungkin, dialah yang menjadi penentu atau penghubung akhir petualangan ini. Dan yang menarik, semua itu sudah disiapkan sejak arc paling awal, menjadikannya bagian dari clue besar yang sering diabaikan.

  1. Nika dan Petunjuk dari Skypiea

Arc Skypiea awalnya dianggap banyak penggemar sebagai arc filler atau jeda cerita utama. Namun kini, banyak yang menyadari bahwa arc tersebut menyimpan petunjuk besar.

Patung siluet misterius yang mirip Dewa Matahari Nika sudah muncul di sana jauh sebelum konsep Nika dan Buah Hito Hito no Mi, Model Nika, diperkenalkan.

Dengan terungkapnya kekuatan asli Luffy sebagai pewaris kekuatan Dewa Nika, jelas bahwa Oda telah merencanakan ini jauh hari.

Petunjuk dari Skypiea bukan hanya easter egg biasa, tapi benar-benar bagian dari blueprint besar One Piece. Ini memperkuat teori bahwa Oda memang sudah tahu arah ending-nya bahkan 20 tahun lalu.

  1. Cover dan Panel Kecil

Salah satu ciri khas Oda adalah kecermatan dalam menaruh petunjuk dalam detail kecil baik di panel maupun cover story. Cover story seperti “Enel di Bulan” awalnya dianggap hanya sebagai selingan lucu, namun kini dianggap sebagai petunjuk keterkaitan luar angkasa dengan Void Century. Begitu juga dengan cerita sampul Germa 66 dan CP9 yang menunjukkan kelanjutan kisah mereka di balik layar.

Panel kecil yang sering diabaikan ternyata punya bobot besar. Dalam beberapa frame, kita bisa melihat simbol, ekspresi, atau benda-benda yang kemudian muncul kembali di arc berbeda. Ini menunjukkan bahwa Oda menyusun ceritanya dengan presisi tinggi, bahkan hingga ke hal terkecil. Jadi, bisa saja ending sudah tersirat dari elemen-elemen visual yang dulu kita anggap remeh.

  1. SBS dan Wawancara Oda

Dalam berbagai sesi wawancara dan SBS (Shitsumon o Boshū Suru?), Oda berkali-kali menegaskan bahwa ia sudah memiliki ending One Piece sejak awal. Bahkan, dalam wawancara tahun 2007 dengan Shonen Jump, Oda menyebut dirinya sudah menggambar panel terakhir manga tersebut di tahun 1999 dan tidak berniat mengubahnya.

Editor pertamanya, Takanori Asada, juga pernah membocorkan bahwa Oda menyimpan ending-nya seperti rahasia suci. Hal ini memperkuat teori bahwa petunjuk-petunjuk di awal cerita bukan kebetulan, melainkan bagian dari rencana besar. Setiap arc, dialog, dan elemen visual bisa jadi adalah bagian dari roadmap menuju ending yang kini semakin dekat.

Akankah Kita Melihat Ending yang Sudah Diberitahu Sejak Awal?

Jika semua petunjuk ini benar, maka bisa saja kita sebenarnya sudah tahu arah cerita One Piece, hanya saja belum menyadarinya.

Ending-nya bukan hanya tentang menjadi Raja Bajak Laut, tapi tentang mewujudkan filosofi kebebasan, persahabatan, dan tawa yang telah dibangun sejak chapter pertama.

Sekarang, para penggemar hanya bisa bersabar sambil terus mencari potongan-potongan petunjuk lama yang mulai masuk akal.

Siapa tahu, setelah membaca kembali volume-volume awal dengan sudut pandang baru, kamu juga bisa menemukan clue tentang akhir cerita terbesar dalam sejarah manga ini. (*)

Editor : Jauhar Yohanis
#radar kediri #anime #ending #Spoiler One Piece