JP Radar Kediri – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kembali jadi sorotan usai menunggah video tanggapan di YouTube terkait bonus demografi di Indonesia hingga film yang lagi booming yaitu Jumbo.
Sang Wapres mengapresiasi film animasi buatan anak bangsa itu. Namun yang mengejutkan, tanggapan yang diberikan oleh sang Wapres justru tuai respon negative.
Selang dua hari video itu diunggah, Gibran justru mendapatkan lebih banyak dislike ketimbang like-nya.
Dislike di video tersebut mencapai lebih dari 28 ribu orang. Sementara like-nya hanya 2 ribuan saja.
Baca Juga: Film Jumbo dapat Kritikan dan Tuai Kontra dari Beberapa Orang Tua, Kok Bisa?
Tak hanya itu, komentar negatif juga membanjiri kolom komentar video tersebut.
Beberapa warganet menilai bahwa Gibran hanya "riding the wave" atau ikut arus ketika mengapresiasi kesuksesan film animasi Jumbo dalam video tersebut.
Yang tak kalah menjadi sorotan adalah cuitan Maudy Asmara akun X pribadinya.
Maudy memberikan sorotan tajam atas banyaknya dislike atau netizen yang tidak menyukai unggahan dari Gibran.
“Prestasi yang luar biasa mas wapres ????,” tulisnya dikutip Selasa (22/4/2025).
Baca Juga: Pesona Film Animasi Jumbo Tembus 4 Juta Penonton: Ulasan Menarik dan Apa yang Harus Dilakukan
Untuk diketahui, Jumbo masuk sebagai salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa. Tercatat, film Jumbo telah tembuh 6 juta penonton.
Film yang disutradarai oleh komika Ryan Andriandhy tersebut menggeser film horror berjudul Sewu Dino (2023) di posisi sembilan.
Film Jumbo mengisahkan anak penuh rasa ingin tahu dan jiwa petualang yang berjuang menemukan tempatnya di dunia.
Dengan karakter-karakter yang menggemaskan dan alur yang sarat dengan nilai-nilai positif, film ini berhasil menyampaikan pesan moral tentang persahabatan, keberanian, dan penerimaan diri.
Bagi banyak penonton, "Jumbo" bukan sekadar film, tetapi juga sebuah pengalaman emosional yang mendidik.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira