JP Radar Kediri - Hidup yang penuh dengan kesulitan memang menyebabkan banyak kekhawatiran. Dari kekhawatiran tersebut, lahir sebagian masalah lain yang menambah ketenangan. Seperti halnya self harm dan suicidal trial.
Self harm adalah menyakiti diri secara fisik agar merasa lebih baik secara batin. Sementara suicidal trial merupakan tindakan dalam mencoba mengakhiri hidup dengan bunuh diri.
Dilansir dari laman Mental Health BMJ, penderita kesehatan mental saat ini merupakan fokus utama yang terjadi pada anak muda. Angka bunuh diri mulai naik, dengan rata-rata usia 15-19 tahun secara umum.
Namun, ada pandangan lain yang menyatakan bahwa self harm maupun suicidal trial dilakukan oleh seseorang bukan karena mereka ingin mati. Melainkan karena mereka sangat ingin hidup.
Hidup yang diinginkan oleh orang yang melakukan self harm dan suicidal trial merupakan kehidupan tenang tanpa kebisingan di kepala.
Mereka cenderung ingin diselamatkan terlebih dahulu oleh orang lain dibanding dirinya sendiri.
Dalam bertahan hidup, seseorang yang melakukan self harm atau bahkan suicidal trial berkali-kali senang melemparkan candaan yang berkaitan dengan kematian. Mereka juga tak segan mengucap hal-hal mengenaskan secara terbuka.
Seandainya ada orang terdekat yang mengalami gejala serupa, hal yang perlu dilakukan adalah memastikan ia tidak merasa sendiri dalam menghadapi masalahnya. Namun, jika situasi tidak kunjung baik, berkonsultasi kepada ahli merupakan pilihan tepat.
Meskipun orang terdekat kita yang mengalami gejala serupa, jangan sampai terlalu sering menyerap energi negatif dari seorang yang menyenangi self harm dan suicidal trial. Karena hal tersebut dapat menyebabkan orang terdekat mengalami gangguan kesehatan mental serupa.
Menjaga kesehatan mental memang sangatlah penting. Ingat, jika ada seseorang yang melakukan self harm dan suicidal trial, selamatkan mereka, namun jangan lupa untuk melindungi dirimu.
Penulis; Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira