SRAGEN, JP Radar Kediri– Insiden tragis terjadi di Waduk Kedungombo (WKO), Sragen, Jawa Tengah pada Minggu (6/4/2025) dini hari.
Yusuf Putra Pradita, 23, warga Dukuh Plosorejo, Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di area genangan waduk tersebut.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.15 WIB di perairan Dukuh Kedunguter, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang.
Kejadian langsung dilaporkan ke pihak berwajib 15 menit kemudian.
Menurut laporan dari PSC 119 Kabupaten Sragen, pencarian korban melibatkan tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Tagana, PMI, relawan, serta warga sekitar.
Setelah dilakukan upaya pencarian intensif, jasad Yusuf ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pukul 05.55 WIB.
Dilansir dari Jawa Pos Radar Solo (Jawa Pos Group), Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mengatakan, korban bersama sejumlah rekannya datang ke dermaga WKO untuk mencari ikan.
Mereka menumpangi perahu dayung menuju sebuah keramba di tengah waduk.
Saat hendak berpindah ke kerangka bambu keramba, Yusuf terpeleset dan tercebur ke dalam air.
“Temannya sempat berusaha menolong dengan menarik baju korban, namun usahanya gagal. Korban panik dan akhirnya tenggelam,” ujar AKP Sudarmaji.
Rekan-rekan Yusuf sempat berupaya melakukan penyelaman manual namun tidak berhasil menemukannya. Salah satu saksi lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberlawang.
Pencarian dilakukan mulai pukul 04.00 WIB, dilanjutkan dengan metode penjangkaran pada pukul 04.40 WIB.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil saat jasad Yusuf ditemukan sekitar pukul 05.55 WIB, tak jauh dari lokasi jatuhnya.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan cairan keluar dari hidung. Jasadnya langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumberlawang untuk pemeriksaan visum,” jelas Kapolsek.
Pencarian resmi dihentikan pukul 07.00 WIB dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Diketahui, Yusuf bekerja di PT CPI Sumberlawang.
AKP Sudarmaji mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar waduk, terutama pada malam hari.
Dia juga menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami harap ini menjadi pelajaran penting untuk mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas berisiko tanpa pengawasan,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah