KEDIRI, JP Radar Kediri – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Glodog–Kendal.
Tepatnya di pertigaan Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Magetan pada Kamis (3/4) sekitar pukul 09.30 WIB.
Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menurut kesaksian warga, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan ditemukan sudah tidak bernyawa saat diperiksa.
“Begitu dicek, korban sudah meninggal dunia,” ujar Nur Kholis, seorang saksi mata.
Kecelakaan bermula saat sebuah truk tangki air bernomor polisi AB 8834 NE, yang dikemudikan AD, 44, warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Ngawi, berusaha menyalip sepeda motor.
Namun, upaya tersebut justru menyebabkan truk menyerempet kendaraan lain, memicu tabrakan beruntun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Iptu Sulanjar mengatakan, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni truk tangki air serta dua sepeda motor.
Motor pertama adalah Honda Supra AE 2959 Q yang dikendarai S, 64, warga Randusongo, Gerih, Magetan.
Motor kedua adalah Honda Beat AE 5711 OQ yang dikendarai J, 49, warga Karas, dengan penumpang TW, 63, warga Jakarta Selatan.
“Akibat kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia di lokasi, sementara dua lainnya mengalami luka ringan dan satu korban mengalami luka berat.
Seluruh korban sudah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Sulanjar seperti dikutip dari Jawa Pos Radar Madiun (Jawa Pos Group).
Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan terjadi ketika Honda Supra yang membawa rumput melaju dari timur ke barat dan hendak berbelok ke utara.
Di saat bersamaan, truk tangki yang melaju dari arah yang sama menyenggol muatan rumput, lalu kehilangan kendali dan banting setir ke kanan.
Nahas, di jalur berlawanan, Honda Beat melintas dan tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan pun terjadi.
"Penyelidikan lebih lanjut masih kami lakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," pungkas Sulanjar.
Editor : Anwar Bahar Basalamah