JP Radar Kediri – Jelang hari raya Idul Fitri, Kementerian Agama (Kemenag) akan gelar sidang isbat untuk menentukan lebaran 2025 atau 1 Syawal 1446 Hijriah.
Untuk diketahui, cara memastikan awal bulan Syawal menggunakan dua metode utama, yaitu hisab dan rukyat.
Metode rukyat dilakukan dengan mengamati hilal di ufuk baik secara langsung maupun menggunakan alat bantu seperti teleskop.
Sementara itu, metode hisab menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan tanpa harus melihatnya secara fisik.
Menurut data hisab Kemenag, ijtimak atau konjungsi bulan terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 17.57.58 WIB.
Adapun hasilnya akan diumumkan dalam konferensi pers oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar yang bisa disaksikan masyarakat di televisi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah