JP Radar Kediri - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Indonesia Rosan Roeslani secara resmi mengumumkan daftar pengurus Danantara.
Rosan Roeslani selaku CEO Danantara Indonesia mengungkapkan bahwa Danantara dibantu oleh head hunter baik dari dalam dan luar negeri.
Maka tak heran, jika diantara nama itu ada Thaksin Shinawatra, Mantan Perdana Menteri (PM) Thailand yang diumumkan sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Baca Juga: Daftar Pengurus Danantara, Ada Mantan Perdana Menteri Thailand yang Jadi Dewan Penasihat
Lantas siapa sebenarnya Thaksin Shinawatra?
Profil Thaksin Shinawatra
Thaksin Shinawatra merupakan tokoh politik sekaligus pengusaha Thailand yang telah memainkan peran penting dalam politik dan ekonomi negaranya.
Pria kelahiran 26 Juli 1949 itu awalnya justru memulai karir sebagai polisi sebelum beralih ke dunia bisnis dan politik.
Thaksin berasal dari keluarga keturunan Tionghoa yang menetap di Chiang Mai.
Ia dikenal dengan kebijakan yang berfokus pada pengentasan kemiskinan, perluasan infrastruktur, promosi usaha kecil dan menengah, serta penerapan program perawatan kesehatan universal.
Namun, pemerintahannya juga diwarnai kontroversi. Ia pernah terseret dalam kasus kebijakan keras terhadap pemberontakan di wilayah selatan yang mayoritas Muslim dan program "perang melawan narkoba" yang mengakibatkan ribuan kematian.
Hal ini membuat Kudeta dan pengasingan Pada tahun 2006, yang membuatnya digulingkan melalui kudeta militer saat menghadiri Sidang Umum PBB.
Pada tahun 2023 ssat kembali ke Thailand, Thaksin menjalani hukuman penjara singkat sebelum mendapatkan pembebasan bersyarat.
Kembalinya Thaksin bertepatan dengan terpilihnya putri bungsunya, Paetongtarn Shinawatra, sebagai Perdana Menteri Thailand termuda pada Agustus 2024.
Pada Desember 2024, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menunjuk Thaksin sebagai penasihat informal terkait kepemimpinan Malaysia di ASEAN pada tahun 2025.
Namun, deretan kontroversi yang menimpanya menimbulkan berbagai spekulasi beragam kancah politik internasional.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah