JP Radar Kediri - Kabar duka menyelimuti dunia tinju dengan meninggalnya George Foreman yang merupakan salah satu legenda terbesar.
Sang legenda tinju itu menghembuskan napas terakhirnya pda Sabtu(22/3).
Ia meninggal di usianya yang ke 76 tahun.
Dilansir dari Jawapos, George Foreman merupakan legenda tinju kelas berat.
Dimana Ia menguasai ring selama lebih dari 20 tahun.
Bagaimana tidak, George dua kali menjadi juara kelas berat.
Dan yang masih abadi sampai sekarang adalah statusnya sebagai juara tertua di dunia.
Ia merengkuh gelar kelas berat kedua kalinya pada usia 45 tahun.
Hebatnya lagi, selisih gelarnya dengan yang pertama mencapai 21 tahun.
Dijuluki Big George, ia meraih medali emas pada tahun 1968 di Meksiko di usia yang baru 19 tahun.
Kehebatan legenda kelahiran Texas baru memudar sedikit tercoreng kala berhadapan dengan Muhammad Ali.
Sebab Ali lah yang membuat gelarnya hilang 1974 silam dalam duel ikonik bertajuk Rumble in the Jungle.
Terlepas dari hal tersebut, George Foreman tetaplah legenda abadi yang mengoleksi total 76 kemenangan, dengan 37 kali di antaranya diraih secara beruntun.
Ia juga mencatatkan 68 KO. Angka ini hampir dua kali lipat dari Muhammad Ali.
Setelah memutuskan pensiun 1977 silam, Big George meninggalkan dunia tinju dan mengbadikan hidupnya untuk tuhan dengan menjadi pendeta di gereja yang ia dirikan di Texas.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah