JP Radar Kediri - Dua keponakan Prabowo Subianto, Aryo Djojohadikusumo dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, resmi dilantik sebagai pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk periode 2024-2029. Berdasarkan SK Kadin Indonesia No. 14/DP/III/II/2025, Aryo menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, sementara Rahayu Saraswati atau yang akrab disapa Sarah ditunjuk sebagai WKU Bidang Kebudayaan.
Profil Aryo Djojohadikusumo
Aryo Puspito Setiaki Djojohadikusumo, lahir di Jakarta pada 25 April 1983, merupakan putra dari Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto. Ia telah lama berkecimpung di dunia politik dan mulai aktif sejak tahun 2010 dengan ikut mendirikan Tunas Indonesia Raya (TIDAR), organisasi sayap Partai Gerindra.
Aryo kemudian terpilih sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 dan saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra serta Ketua Umum Pondasi DKI Jakarta, organisasi yang bergerak di bidang sosial dan ekonomi. Dari sisi akademik, Aryo menyelesaikan pendidikan sarjananya di University of Durham, United Kingdom pada tahun 2004, lalu melanjutkan studi magister di Southeast Asian Studies, University of London School of Oriental and African Studies pada 2008.
Sebelumnya, ia sempat menempuh pendidikan di jurusan arkeologi di London selama satu semester sebelum akhirnya beralih ke jurusan bisnis. Selain aktif di dunia politik, Aryo juga memiliki pengalaman luas di sektor bisnis. Ia pernah menjabat sebagai komisaris di salah satu anak perusahaan Grup Arsari, yang bergerak di berbagai bidang industri seperti pertambangan, perkebunan, dan perdagangan.
Saat ini, ia juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di PT Mitra Stania Prima, perusahaan yang berada di bawah naungan Arsari Group. Kombinasi pengalaman politik dan bisnisnya menjadi modal penting dalam perannya di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di mana ia berkontribusi dalam pengembangan sektor ekonomi nasional.
Profil Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang lahir pada 27 Januari 1986, dikenal sebagai seorang aktivis, politikus, presenter, sekaligus aktris di Indonesia. Ia merupakan putri dari pengusaha Hashim Djojohadikusumo, yang juga adik dari Prabowo Subianto.
Sebelum terjun ke dunia politik, Rahayu lebih dulu meniti karier di industri hiburan sebagai pembawa acara dan membintangi beberapa film bertema nasionalisme, seperti Merah Putih, Merah Putih II: Darah Garuda, serta Merah Putih III: Hati Merdeka.
Lulusan Universitas Virginia tahun 2012 ini mulai berkecimpung di dunia politik dengan bergabung dalam Tunas Indonesia Raya, sayap organisasi Partai Gerindra. Pada tahun 2013, ia memutuskan untuk terjun ke dunia politik secara lebih aktif, dan setahun kemudian maju sebagai calon legislatif dari Partai Gerindra hingga terpilih sebagai anggota DPR RI Komisi VIII, yang membidangi isu-isu agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
Peran di Kadin dan Harapan ke Depan
Dengan latar belakang yang kuat di bidang politik dan bisnis, Aryo dan Sarah dipercaya untuk berperan dalam pengembangan sektor ekonomi Indonesia melalui Kadin. Diharapkan, kehadiran mereka mampu membawa organisasi ini menuju arah yang lebih progresif, serta memperkuat sinergi antara dunia usaha dan kebijakan ekonomi nasional.
Sebagai bagian dari kepengurusan Kadin periode 2024-2029, keduanya diharapkan dapat menghadirkan inovasi serta strategi yang mendukung pertumbuhan dunia usaha dan menciptakan iklim bisnis yang lebih kompetitif di Indonesia.
Author : Nawal Aulia