JP Radar Kediri- Kabar viral kembali menyeret pertamina, pasalnya dalam sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pemilik mobil berjenis Honda HRV mengeluh bahwa mobil yang baru saja diisi BBM jenis pertamax tiba-tiba mogok.
Peristiwa ini terjadi di Stasiun pengisian bahan bakar Pucang sawit, Kota Solo, Jawa Tengah yang terjadi pada Jumat (07/03).
Kejadian ini bermula saat pemilik mobil bernama Eka Kartika yang bersama suami dan anaknya hendak pergi ke Yogyakarta.
Mereka berangkat dari palur yang berada di perbatasan Solo-Karanganyar dan berhenti di mengisi BBM Pertamax di SPBU Pucang sawit.
“Pertama saya melakukan perjalanan dari rumah saya di Palur karena saya akan pergi ke Jogja untuk urusan perkerjaan. Saya isi Pertamax di SPBU Pucangsawit senilai Rp. 300.000,” papar Eka selaku pemilik mobil.
Eka menjelaskan setelah keluar dari SPBU tersebut mobil yang merak tumpangi terasa bergetar dan tidak nyaman, saat mencoba menginjak gas ternyata mesin mobil mati dalam keadaan mobil ditengah jalan.
“kemudian sudah keluar SPBU kami jalan tidak ada kendala sampai daerah Solo Baru, tepatnya sebelum patung Ir. Soekarno, mobil saya terasa bergetar brebet-brebet, tidak bisa injak gas. Mobil mati posisi di tengah jalan,” jelas Eka.
Setelah hal tersebut kemudian Eka langsung memenaggil teknisi Honda Solo Baru yang kebetulan lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.
Setelah dicek oleh teknisi, kejadian mengejutkanpun terjadi. Pasalnya BBM berjenis pertamax yang berada dalam tangki mobil Eka teryata sudah bercampur dengan air.
Mengetahui hal tersebut Eka dan Suaminya marah, lanntas mereka kemudian mendatangi SPBU Pucangsawit untuk meminta pertanggungjawaban.
Menanggapi hal tersebut pihak dari SPBU Pucangsawit mau bertanggungjawab dengan memberikan kompensasi senilai Rp. 723.000.
Selain itu perwakilan SPBU Pucangsawit juga sudah mendatangi bengkel Honda temapat mobil Eka diberbaiki untuk melihat secara langsung keadaan mobil Eka.
Eka mengatakan bahwa pihak SPBU sempat meminta Eka ubtuk meghapus postigannya di media sosial, namun Eka tidak mau dan mempertahankan unggahan sampai pihak SPBU memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.
Merespon hal ini pihak pertamina telah mengambil keputusan dengan menghentikan penjualan BBM di SPBU Pucangsawit dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
Penulis: Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira