Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral IKN Kebanjiran, Begini Fakta yang Disampaikan Otorita IKN

Ilmidza Amalia Nadzira • Kamis, 13 Maret 2025 | 21:41 WIB
Beredar video yang menunjukkan IKN yang terendam banjir itu mendapat respon dari warganet
Beredar video yang menunjukkan IKN yang terendam banjir itu mendapat respon dari warganet

JP Radar Kediri – Ramai di media sosial Ibu Kota Nusantara (IKN) diduga kebanjiran. Itu setelah beredar video yang menunjukkan IKN yang terendam banjir itu mendapat respon dari warganet.

Namun, siapa sangka ternyata kebenaran informasi terkait IKN yang kebanjiran itu ternyata tidak terbukti.

Seperti dilansir dari antaranews.com, Otorita IKN memberi peringatan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak termakan berita yang belum tidak benar alias hoax.

Selain itu juga menyayangkan masyarakat yang terburu-buru terhasut tanpa menelusuri terlebih dulu kebenaran informasi di media sosial yang menyangkut ibu kota masa depan Indonesia itu.

"Masyarakat agar tidak mudah termakan isi video, berita palsu dan bohong yang disebar melalui grup percakapan tertentu memakai narasi membangkitkan emosi seseorang," ujar Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis (13/3) seperti yang dikutip oleh antaranews.com.

Sebelumnya, peringatan pihak Otorita IKN itu setelah beredari video yang menunjukkan banjir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Pada video yang beredar itu menyebutkan bahwa banjir telah terjadi di Istana Negara di KIPP Kota Nusantara tersebut, menurutnya, tidak benar. "Jadi, sekali lagi tidak benar informasi seperti disebutkan dalam video yang beredar itu," imbuh Troy.

Otorita IKN menyayangkan pihak penyebar konten menyampaikan informasi hoaks yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab di tengah percepatan pembangunan ibu kota Indonesia.

"Kami hargai kebebasan berekspresi, tapi semua memiliki tanggung jawab moral dan budi pekerti luhur tidak membuat kebingungan dan keresahan masyarakat," tuturnya.

Troy berharap masyarakat selalu melakukan pengecekan langsung padasumber resmi menyangkut informasi Kota Nusantara, melalui laman resmi OIKN (www.ikn.go.id), atau media sosial @ikn._id atau @OIKN_IKN dan @investnusantara.

Selain itu, masyarakat harus bijak saat menggunakan media sosial untuk selalu menelusuri lebih dalam lagi terkait kebenaran yang beredar. Hal itu mengantisipasi terjadinya peredaran berita bohong.

Kalau tidak ada sumber resmi seperti dari pemerintah pusat atau Otorita IKN, kata dia, sudah dipastikan tidak sesuai alias berita bohong.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #penajam pasar utara kebanjiran #ikn kebanjiran #kalimantan timur #otorita ibu kota negara nusantara