MAGELANG, JP Radar Kediri - Polisi berhasil menangkap tiga remaja yang diduga terlibat dalam tawuran pada Sabtu (8/3/2025) dini hari di Jalan Magelang-Jogja, Desa Gulon, Salam, Kota Magelang.
Ketiga remaja tersebut kedapatan membawa senjata tajam (sajam) dan sarung modifikasi yang diisi batu.
Peristiwa tawuran antarkelompok pemuda di Kecamatan Salam ini terekam dalam video yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat sekelompok pemuda berlarian sambil membawa sajam, disertai teriakan dan suara klakson.
Menyusul kejadian tersebut, warga segera melaporkan insiden itu kepada Polsek Salam.
Meskipun para pemuda yang diduga terlibat tawuran telah melarikan diri saat polisi tiba, pihak kepolisian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan tiga remaja.
Kasi Humas Polresta Magelang Iptu Lilik Purwaka, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
Saat itu, warga melihat dua kelompok pemuda yang masing-masing berjumlah sekitar 25 orang, berkendara sepeda motor dari arah selatan dan utara.
Warga juga mendengar suara letusan kembang api.
"Dua kelompok ini saling serang menggunakan sarung dan berteriak 'maju'. Bentrokan antarkelompok tersebut berlangsung sekitar lima menit," kata Lilik seperti dikutip Jawa Pos Radar Jogja (Jawa Pos Group)
Setelah menerima laporan, polisi segera menuju lokasi kejadian.
Namun, setibanya di tempat, kedua kelompok pemuda tersebut sudah membubarkan diri. Berdasarkan informasi yang diterima, kelompok itu bergerak ke arah selatan.
Di depan pintu masuk Gedung Bale Wayang, Semen, Sucen, polisi menemukan sekelompok pemuda berjumlah 25 orang. Saat polisi mendekat, mereka langsung membubarkan diri.
Namun, dari kelompok tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga remaja berinisial FA, 17, dari Srumbung SDK, 17, dan MFF, 19, dari Salam. Ketiga remaja tersebut dibawa ke Polsek Salam untuk dimintai keterangan.
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa tujuh unit sepeda motor dan satu sarung yang telah dimodifikasi.
Sarung tersebut diikat dan diisi dengan benda keras, yaitu batu. Ketiga remaja tersebut kemudian mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah