JP Radar Kediri- Sebagian orang yang menjalankan ibadah puasa berfikir bahwa sikat gigi pada saat sedang puasa dapat membatalkan puasa.
Menggosok gigi saat berpuasa diperbolehkan, asalkan dilakukan dengan cara yang benar.
Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut selama menjalankan ibadah puasa, penting untuk mengetahui waktu yang tepat serta teknik yang baik dalam menyikat gigi.
Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah risiko tertelannya air atau pasta gigi secara tidak sengaja, yang dikhawatirkan dapat membatalkan puasa.
Oleh karena itu, waktu terbaik untuk menggosok gigi saat berpuasa bukanlah di siang hari, melainkan sebelum tidur dan menjelang imsak atau setelah sahur.
Menyikat gigi sebelum tidur membantu menghilangkan sisa makanan serta bakteri yang menumpuk setelah berbuka puasa.
Dengan begitu, lapisan pelindung gigi (enamel) tetap terjaga dan tidak mudah rusak. Namun, saat tidur, bakteri di dalam mulut akan kembali berkembang.
Oleh sebab itu, dianjurkan untuk menyikat gigi kembali setelah bangun sahur guna membersihkan sisa makanan dan mencegah bau mulut selama puasa.
Sementara itu, jika ingin menggosok gigi pada siang hari saat puasa, hal ini tetap diperbolehkan. Namun, harus dilakukan dengan hati-hati agar air, pasta gigi, maupun bulu sikat tidak tertelan, sehingga puasa tetap sah.
Sebaliknya, jika jarang menyikat gigi, gigi bisa lebih rentan mengalami kerusakan, seperti berlubang atau bahkan meningkatkan risiko penyakit lain, seperti infeksi gusi hingga gangguan jantung.
Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan gigi di rumah, penting juga untuk memeriksakan kesehatan gigi ke dokter setidaknya setiap enam bulan sekali.
Penulis: Yulita Dyah Kusumasari
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira