Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Deretan Kasus Minyakita, Terbaru Kemasan 1 Liter Hanya Berisi 750 Mililiter

Shinta Nurma Ababil • Sabtu, 8 Maret 2025 | 19:18 WIB
Gambar Minyak kita
Gambar Minyak kita

JP Radar Kediri - Minyak goreng kemasan dengan merk Minyakita baru-baru ini membuat heboh tanah air.

Hal ini setelah beredarnya video yang menunjukkan kemasan 1 liter Minyakita ternyata hanya berisi 750 ml.

Kasus ini tentu membuat resah Masyarakat, dengan banyaknya kasus korupsi hingga kecurangan yang merugikan rakyat.

Ternyata bukan kali pertama, Minyakita juga pernah tersandung kasus beberapa kali.

Dipalsukan dari Minyak Curah

Di tahun 2023, Kemendag juga pernah menemukan adanya pengemasan minyak goreng curah menjadi MinyaKita.

Hal ini pernah terjadi di Jawa Tengah

Minyak goreng curah yang dikemas menjadi MinyaKita itu dijual dengan harga Rp14.000 per liter.

Dijual Online

Kemendag sempat melarang para penjual minyak goreng bersubsidi MinyaKita secara online.

Hal ini supaya lebih mudah mengoptimalkan pendistribusian di pasar tradisional.

Namun nyatanya, MinyaKita masih mudah ditemukan di berbagai platform penjualan online.

Baca Juga: Breaking News! Indonesia Siap Bangun Kilang Minyak Raksasa yang Modalnya Dari Danantara, Begini Penjelasan Menteri ESDM Bahlil

Dikemas Ulang di Botol Bekas

Polda Gorontalo pada 2023 silam sempat membeberkan kasus dugaan kemasan ulang MinyaKita ke dalam botol bekas air mineral.

Pelaku berinisial IB itu mengaku menggunakan MinyaKita lalu mengemasnya kedalam botol bekas berukuran 1,5 liter dan 609 mililiter.

Dia bahkan menjual minyak tersebut dengan harga eceran tertinggi.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#minyak goreng 1 liter #penipuan #MinyaKita #kasus #korupsi #minyak goreng