JP Radar Kediri – Puncak Carstensz atau Puncak Jaya di Pegunungan Jayawijaya, Papua, menjadi perhatian setelah tewasnya dua pendaki saat mendaki di sini.
Namun tahukah kamu, Puncak Jaya ini memiliki keindahan dan keistimewaan luar biasa yang dimiliki Indonesia.
Memiliki salju abadi di puncak gunung, menjadi fenomena unik ditengah iklim tropis.
Baca Juga: Kondisi Terkini Fiersa Besari Usai Ikut dalam Pendakian Carstensz dan Dua Rekannya Meninggal Dunia
1. Sejarah Nama
Sebutan Carstensz untuk gunung ini diketahui diambil dari nama seorang pendaki gunung asal Belanda, Jan Carrstenszoon.
Ia menjadi pendaki pertama yang berhasil mendaki gunung itu. Ia lalu menamakan gunung itu dengan nama Carstensz, lantaran ia menemukan bahwa puncak gunung bersalju.
Namun pada 1963, Papua bergabung dengan Indonesia, dan nama itu berganti menjadi Puncak Soekarno.
Tak berhenti disitu, nama puncak itu kembali mengalami pergantian yang kemudian diberi nama Puncak Jaya.
Baca Juga: Sempat Tak Dapat Dihubungi, Istri Fiersa Besari Bagikan Chat Terakhir dan Minta Doa
2. Salju Abadi
Memiliki salju abadi di puncak Jaya menjadi salah satu keajaiban Indonesia yang terletak di Papua.
Fenomena unik ini diberi nama salju abadi lantaran di pulau paling timur Indonesia itu beriklim tropis.
Carstensz Pyramid berada di ketinggian 4.883 mdpl. Pada sekitar puncak terdapat gletser dengan nama yang sama yakni gletser Carstensz.
Namun seiring waktu dan pemanasan global, terjadi penipisan es sekitar 2,5 meter per tahunnya.
Baca Juga: Musisi Fiersa Besari Alami Kejadian Tak Terduga Saat Mendaki, Begini Kronologinya
3. Tertinggi di Jayawijaya
Berada di pegunungan Jayawijaya, Puncak Carstensz menjadi yang tertinggi bahkan se Indonesia.
Puncak lain yang lebih rendah yaitu Puncak Mandala 4.760 mdpl, Puncak Trikora 4.730 mdpl, Puncak Idenberg 4.673 mdpl, Puncak Yamin 4.535 mdpl dan puncak Carstenz Timur 4.400 mdpl.
4. Satu dari World Seven Summits
Carstensz Pyramid juga dinobatkan sebagai salah satu dari World Seven Summits.
Selain menjadi puncak tertinggi di Indonesia, ketinggian Carstensz Pyramid juga menyetarai puncak-puncak tertinggi di setiap benua yang ada du dunia.
Dimana World Seven Summits terdiri dari Kilimanjaro di Afrika, Gunung Aconcagua di Amerika Selatan, Evereset di Asia, Vinson Massif di Antartika, Kosciuszko di Australia, Gunung Elbrus di Eropa, Denali di Amerika Utara, dan Puncak Jaya di Oseania.
5. Jalur Pendakian Puncak Jaya
Memiliki trek pendakian yang cukup ekstrem, pendaki Carstensz harus memiliki keahlian panjat tebing, rappelling, pendakian dengan tali tetap, simpul dasar, dan bisa beradaptasi dengan bergerak di medan berbatu sedang.
Dilansir dari Indonesia Travel, terdapat empat jalur berjalan kaki. Diantaranya melalui Timika-Kampung Dolinokogo (Tsinga)-Carstensz Selatan, Nabire, Ilaga (Kab. Puncak)-Carstensz Utara, Nabire-Sugapa (Kab. Intan Jaya)-Kp. Ugimba-Carstensz Utara/Timur, dan melalui Nabire-Sugapa (Kab. Intan Jaya)-Kp. Zakumba-Endasiga-Puncak Carstensz Utara/Timur.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah