Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kasus Siswa Keracunan MBG, Badan Gizi Nasional Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 2 Maret 2025 | 03:30 WIB

Photo
Photo

JP Radar Kediri - Kasus keracunan makanan yang terjadi pada siswa yang terdaftar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi perhatian publik.

Tujuan program ini adalah untuk memberikan makanan bergizi kepada siswa dari berbagai wilayah. Namun, beberapa kasus keracunan telah menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan makanan yang diberikan.

Sesuai dengan pernyataan Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan bertanggung jawab atas biaya pengobatan siswa yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang berasal dari program Nutrisi Pembangunan Keluarga (MBG).

Setiap SPPG memiliki anggaran operasional yang dapat digunakan untuk menangani kejadian seperti ini, menurut Dana. Anggaran operasional ini mencakup biaya untuk berbagai kebutuhan, seperti penanganan medis bagi siswa yang sakit.

Baca Juga: 4 Makanan Ini Justru Jadi Racun untuk Kucing, Nomor 4 Paling Sering Diberikan untuk Kucing

Selain itu, Dada menekankan bahwa evaluasi dan pengawasan yang lebih baik diperlukan untuk menjamin pelaksanaan program MBG di setiap daerah. Untuk menghindari keluhan dari penerima manfaat di masa depan, BGN berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keamanan makanan yang diberikan dalam program ini.

BGN akan bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), untuk memastikan bahwa standar keamanan pangan berlaku untuk bahan baku dan proses pengolahan makanan.

BGN akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan program MBG berjalan dengan baik dan memberikan manfaat terbaik bagi siswa. Kasus keracunan yang terjadi di beberapa wilayah.

Seperti Takalar, Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa ada kelemahan dalam pengawasan dan pengelolaan program MBG.

Baca Juga: Burung Pitohui, Di Balik Keindahan Bulunya Tersimpan Racun Mematikan

Dengan adanya komitmen BGN untuk menanggung biaya pengobatan siswa yang keracunan, orang tua dan masyarakat diharapkan dapat tenang dan yakin bahwa program MBG akan terus berkembang. BGN juga menganjurkan agar semua pihak yang terlibat dalam program ini, termasuk mitra penyedia makanan, bekerja sama untuk menjaga keamanan dan kualitas makanan yang disediakan.

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#keracunan #siswa #makanan