Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Asik Ngonten di Wilayah yang Terdampak Banjir, Dua Tiktokers Berakhir Diusir Warga

Ilmidza Amalia Nadzira • Rabu, 26 Februari 2025 | 23:16 WIB
Photo
Photo

Di masa serba digital ini, hampir semua orang berlomba-lomba untuk bisa viral dan ramai dikenal orang banyak. 

Tanpa melihat situasi dan kondisi selama bisa membantu untuk meningkatkan penonton dan pengikut mereka, tak ayal berbagai carapun akan dilakukan.

Seperti yang terjadi di Bandar Lampung, dua tiktokers yang ingin membuat konten ditengah banjir berakhir diusir oleh warga setempat yang terdampak.

Dalam video yang diunggah oleh akun @pembasmi.kehalun.reall, menunjukkan bagaimana para warga yang menegur dan memarahi kedua tiktokers tersebut.

Dari unggahan tersebut, diketahui bahwa kedua tiktokers tersebut datang ke lokasi yang tengah terdampak banjir untuk membuat konten yang rencananya akan diunggah di sosial media mereka.

Yang membuat warga merasa miris, adalah disaat banyak orang-rang yang tengah dilanda musibah banjir, kedua tiktokers tersebut tidak menunjukkan empati sama sekali

Bahkan, mereka mengajak anak-anak setempat untuk berenang di lokasi banjir yang dinilai warga berisiko sembari direkam.

Sontak saja, warga yang melihat hal tersebut mendatangi dan mengintrogasi keduanya. Warga menanyakan terkait asal mereka.

Kedua tiktokers tersebut sempat mengaku bahwa mereka merupakan warga setempat. Tetapi, setelah di tanyai beberapa kali oleh warga setempat terkait asal mereka, keduanya akhirnya mengaku jika bukan warga setempat.

Menurut Kasi Trantib Kelurahan Pematang Wangi, Devni Arfandi, mengatakan bahwa warga merasa marah sebab kedua tiktokers yang bukan berasal dari perumahan tersebut. Mereka dianggap mencemarkan nama daerah yang terdampak banjir tersebut.

Warga pun meminta mereka untuk menghapus video tersebut dan meminta maaf. Walaupun sempat terjadi perdebatan, keduanya akhirnya menghapus video mereka dan menyampaikan permintaan maaf mereka kepada warga setempat.

Komentar-komentar dari para warganet pun sebagian besar menyerukan terkait sikap kedua konten kreator tersebut yang dinilai tidak punya empati, dan tidak paham akan situasi dan kondisi sekitar.

Beberapa komentar juga menyebutkan bahwa bisa saja konten yang diunggah dimedia sosial tersebut dapat dilirik oleh pemerintah setempat dan masalah banjir tersebut dapat segera untuk ditangani.

Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada lii Dzikrilla

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.  

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #banjir bandar lampung #viral #diusir warga #TikTokers