Media sosial kembali digemparkan dengan sebuah video yang beredar, aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh seorang pria yang diduga adalah ASN Honorer memicu emosi warganet naik.
Pasalnya, ASN tersebut dengan tega memukul kepala istrinya yang tengah menggendong balita menggunakan batu bata.
Dalam video rekaman cctv yang diunggah oleh akun @babacottetangga_ di X (Twitter), menampilkan seorang perempuan yang tengah membawa balita dalam gendongannya masuk ke dalam sebuah toko, mencoba untuk mencari perlindungan.
Ia berusaha bersembunyi dibalik salah seseorang pria berbadan agak gemuk yang ada didalam toko. Mulai dari saat sang suami masuk ke dalam toko, Nampak jelas raut wajah emosi yang luar biasa terpancar dari wajahnya.
Tanpa pikir panjang, sang suami mendekat, perempuan tersebut mencoba untuk bersembunyi di balik tubuh seseorang tersebut.
Namun, sangat di sayangkan. Orang asing yang dikira dapat memberikan perlindungan untuknya dan sang anak ternyata memilih untuk menyingkir dan aksi pemukulan tersebut pun tidak bisa dihindari.
Sang suami yang terlihat sangat emosi memukul kepala istrinya menggunakan batu bata yang ada dalam genggaman tangannya dengan cukup keras.
Perempuan tersebut pun terlihat ketakutan dan histeris. Setelah memukul sang istri, pelaku keluar sejenak dari toko lalu kembali lagi sembari berusaha untuk melakukan penganiaayaan kembali terhadap istrinya.
Salah seorang yang berjaga di dalam toko berusah untuk menarik perempuan korban penganiayaan tersebut bersama anaknya agar menjauh dari jangkauan sang suami yang terlihat masih dalam keadaan emosi.
Pelaku kekerasan tersebut diduga adalah seorang pegawai honorer di Kantor Camat Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.
Unggahan video berdurasi 1 menit 41 detik tersebut seketika menuai komentar amarah dan sedih dari para warganet.
waranet melampiaskan kekesalan mereka di kolom komentar atas aksi yang dilakukan ASN tersebut. Sebagian yang ikut berkomentar juga turut menyampaikan kesedihan mereka saat menyaksikan sang istri yang hanya bisa menghindar saat dipukul oleh suaminya.
Apapun masalahnya kalau laki2 udah main tangan udah tinggalin buat apa dipertahankan,lebih baik sendiri nyari jalan surga sendiri, kerja buat gedein anak gak perlu mikir lanangan spt itu najis banget laki2 main tangan tulis akun @mamaarchavin
“Nangis gw liatnya, kasian banget ibuknya tulis akun” @oncomkukus
“Lu klo dah gak suka dah gak cinta balikin dia sm emak bapaknya bukan nya di hajar” tulis akun @mdnsrcx
Beberapa warganet juga menyinggung terkait sikap pria dalam video yang sempat dimintai tolong oleh korban, tapi memilih bungkam dan menyingkir. Tidak untuk ikut campur dalam masalah keluarga tersebut.
“Cowok itu memilih diem karena di Indonesia kalau bantuin KDRT gini terus berantem sama suaminya, kita yang kena, tuh ponakanku kena 5 juta gara² misah orang KDRT dipinggir jalan, terus lakinya lapor penganiayaan di kantor polisi. emang hukum di Indonesia ini bener² parah” tulis akun @dr_slummp
“Gpp bang diem aja gk udah melerai, negara kita dari polisi sampe hakim gk bakal liat kronologi, seandainya kamu melerai dan terlibat perkelahian lalu si suami itu luka2 maka kau bisa dipidana pakai pasal penganiayaan, gk ada disini namanya runut kronologi kejadian.” tulis akun @pertalitelangka
Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira