Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waduh, Heboh Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, Begini Kata Pertamina

Shinta Nurma Ababil • Rabu, 26 Februari 2025 | 16:33 WIB
Pertamina lakukan ini usai ramai motor brebet usai isi pertalite
Pertamina lakukan ini usai ramai motor brebet usai isi pertalite

JP Radar Kediri – Publik kini tengah dihebohkan dengan penangkapan sejumlah pejabat Pertamina oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal ini setelah sejumlah bos anak asuhnya itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang.

Namun, terhadap isu yang beredar ini terkait narasi oplosan pertalite dengan pertamax, pihak pertamina membantahnya.

PT Pertamina (Persero) membantah telah mengoplos jenis BBM RON 90 Pertalite menjadi Pertamax atau setara RON 92.

Dilansir dari Jawapos.com, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa narasi yang beredar tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurutnya, Kejagung tidak menyebut soal oplosan Pertalite jadi Pertamax, melainkan yang menjadi persoalan adalah terkait keputusan pembelian impor minyak mentah.

"Jadi di Kejaksaan mungkin kalau boleh saya ulang, lebih mempermasalahkan tentang pembelian RON 90 dan RON 92, bukan adanya oplosan," terangnya.

Disamping itu, Fadjar juga menjamin bahwa produk Pertamax yang sampai ke masyarakat sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

 Baca Juga: Warga Kediri Harus Tahu! Ini Putusan MK Mengenai Gugatan Hasil Pilkada!

Terlebih produk Pertamax yang telah didistribusikan sudah sesuai dengan ketentuan pemerintah.

 

Untuk diketahui, Direktur Penyidikan Jaksa Tindak Pidana Khusus alias Jampidsus Kejagung RI, Abdul Qohar mengungkapkan modus Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga yang melakukan impor produk kilang Ron 92.

Hingga hasil penyelidikan ditemukan ternyata RS diduga malah membeli bahan bakar dengan oktan minimum sebesar 90 atau sejenis pertalite.

Produk kilang itu kemudian ia campur sedemikian rupa untuk menjadi Ron 92 atau sejenis pertamax.

Bahkan, usai pengungkapan ini, beredar pula narasi di media sosial yang mengungkap penyebab kerusakan mesin kendaraan mereka usai diisi Pertamax RON 92.

 Baca Juga: Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Polisi Luka-luka dan Fasilitas Rusak

 

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#oplos #korupsi pertamina #kediri #pertamax #pertamina #pertalite #korupsi #pertalite dioplos pertamax