JP Radar Kediri – Usai beredarnya surat terbuka tagihan utang yang ditujukan untuk Wirda Mansur, Putri Ustadz Yusuf mansur itu akhirnya angkat bicara.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia memberikan klarifikasi terkait kontroversi yang menyeret komunitas bisnisnya, Milenial Anti Bokek (MAB).
“Meluruskan yang perlu diluruskan. Bismillah, sejak awal, kami selalu yakin membangun MAB dengan niat baik, agar bisa jadi jalan rezeki, kebaikan, manfaat, positif, harapan, kekuatan, bagi banyak orang,” tulis Wirda @wirda_mansur pada Jum’at (21/2/2025).
Wirda menjelaskan bahwa MAB merupakan komunitas berbasis afiliasi yang bertujuan membantu masyarakat, terutama ketika di masa pandemi.
Adapun skema bisnisnya adalah affiliate marketing, di mana anggota dapat menjual produk dengan modal minim dan memperoleh komisi dari penjualan.
Sejak berdiri pada 2020, komunitas yang dirintis Wirda ini terus berkembang hingga bertransformasi menjadi MABCommerce.
Ia menekankan bahwa biaya yang dibayarkan anggota bukan sekadar untuk pendaftaran, melainkan juga mencakup berbagai fasilitas edukasi, mentoring, dan pelatihan bisnis.
Terkait isu yang mencuat tentang dugaan bahwa MAB telah mengumpulkan dana hingga Rp 9 miliar dari sekitar 90 ribu anggota, Wirda membantahnya.
Ia menegaskan bahwa jumlah tersebut bukanlah dari anggota yang membayar.
“Angka 90 ribu member yang sering disebut bukanlah jumlah member berbayar, melainkan total partisipan yang pernah ikut program gratis, webinar, dan subscriber Telegram,” jelasnya.
Baca Juga: Potret Terbaru Wirda Mansur, Pamerkan Ponpes Ditengah Viral Surat Terbuka Tagihan Utang Dirinya
Menambahkan hal itu, Ia juga menyebut bahwa biaya pendaftaran anggota bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.
Diketahui sebelumnya, viralnya kasus ini berawal dari unggahan salah satu akun X @basoikanggrobak yang memperlihatkan surat terbuka untuk menagih utang kepada Wirda Mansur.
"Surat terbuka untuk Saudari Wirda Mansur/Wirda Salamah Ulya. Tolong dibayar utangnya kak," tulis akun tersebut.
Pemilik akun itu menyebut memviralkan kasus ini lantaran Wirda telah diingatkan secara personal namun tidak pernah digubris.
Unggahan tersebut juga memberikan sindiran terhadap Wirda yang kerap memamerkan kehidupan sosialitasnya hingga keliling dunia.
Namun soal utang piutang, Wirda dituding seolah lepas tanggung jawab.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah