JP Radar Kediri - Band post-punk Sukatani membuat publik terkejut dengan pernyataan klarifikasinya dan ungkapan permintaan maaf kepada pihak kepolisian.
Bahkan dalam video klarifikasinya itu, dua personel band Sukatani tak menggunakan identitas mereka ketika manggung, yakni topeng.
Band yang digawangi Alectroguy dan Twister Angel itu meminta maaf karena lagu Bayar Bayar Bayar mengandung lirik "bayar polisi."
Dalam pernyataannya itu, Sukatani juga menjelaskan alasan lirik "bayar polisi" itu ditujukan kepada polisi yang melanggar aturan.
Baca Juga: Lirik Lagu Bayar Bayar Bayar Band Sukatani yang Ditarik Usai Minta Maaf
Namun, ia akhirnya memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari peredaran akibat lirik yang menyebut polisi.
Mereka pun memastikan Bayar Bayar Bayar sudah tidak tersedia di platform streaming digital.
"Sebenarnya lagu itu saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan," ungkap Alectroguy. "Saya telah mencabut dan menarik lagu ciptaan kami yang berjudul Bayar Bayar Bayar, lirik lagu bayar polisi," terangnya dalam video.
Sukatani merupakan band asal Purbalingga, Jawa Tengah, dengan nama panggung Ovi alias Twister Angel dan Al alias Alectroguy.
Band tersebut hanya beranggotakan dua personel. Duo dance-punk Purbalingga itu telah malang melintang sejak 2022.
Baca Juga: Ini Daftar 9 Tuntutan Aksi Indonesia Gelap di Jakarta Hari Ini
Uniknya, mereka tampil nyentrik dengan mengenakan balaclava dan kerap membagikan sayuran setiap kali manggung.
Sayuran itu menjadi bagian penting dari setiap penampilan mereka di panggung.
Sebab, band itu kerap menyuarakan perlawanan dan perjuangan para petani dalam lagu-lagunya.
Album yang dirilis pada 24 Juli 2023 itu terdiri dari delapan lagu, termasuk Bayar Bayar Bayar yang tengah ramai disorot.
Popularitasnya sebagai musisi arus bawah membawa band itu menuju panggung-panggung di luar Purbalingga, termasuk di Jakarta.
Bahkan band Sukatani turut masuk line up festival hit ibu kota, seperti Pestapora 2024 hingga Synchronize Festival 2024.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah