JP Radar Kediri – Putri sulung Ustadz Yusuf Mansur, Wirda mansur, kini tengah jadi sorotan lantaran beredar surat terbuka oleh member MAB.
Dalam surat terbuka itu, berisikan tagihan utang kepada Wirda Mansur.
Viralnya kasus ini berawal dari unggahan salah satu akun X @basoikanggrobak yang memperlihatkan surat terbuka untuk menagih utang kepada Wirda Mansur.
"Surat terbuka untuk Saudari Wirda Mansur/Wirda Salamah Ulya. Tolong dibayar utangnya kak," tulis akun tersebut.
Pemilik akun itu menyebut memviralkan kasus ini lantaran Wirda telah diingatkan secara personal namun tidak pernah digubris.
Unggahan tersebut juga memberikan sindiran terhadap Wirda yang kerap memamerkan kehidupan sosialitasnya hingga keliling dunia.
Baca Juga: Wirda Mansur Ditagih Utang 90 Ribu Oleh Member yang Ditelantarkannya Selama Dua Tahun
Namun soal utang piutang, Wirda dituding seolah lepas tanggung jawab.
Dalam unggahan viral itu, ditampilkan pula sejumlah bukti-bukti korban yang merasa tertipu karena sudah bergabung dengan komunitas MAB.
Bahkan sebagian netizen yang berkomentar juga mengaku bahwa mereka termasuk di antara para korban MAB.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi dari Wirda Mansur soal kasus yang menyeret komunitas yang didirikannya itu.
Baca Juga: Apa Itu Danantara? Badan Pengelola Investasi Indonesia era Presiden Prabowo
Kronologi Kasus Wirda Mansur
Wirda Mansur merupakan pendiri komunitas Milenial Anti Bokek atau MAB yang hingga kini sudah beranggotakan lebih dari 90 ribu member.
Komunitas ini ditujukan untuk siapa saja yang memiliki keinginan berwirausaha dengan cara mudah tanpa mengeluarkan modal yang banyak.
Adapun calon anggota yang ingin memulai bisnis bersama MAB diketahui harus merogoh kocek Rp100 ribu per anggota sebagai biaya pendaftaran atau lainnya.
Lewat bisnis di MAB ini, Wirda menawarkan berbagai produk yang dapat dijualkan sebagai ladang bisnis dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Mengenal Bank Emas, yang Akan Diresmikan Presiden Prabowo Pada 26 Februari 2025
Namun, setelah banyak pendaftar yang membayar Rp100 ribu itu, diduga Wirda Mansur malah menghilang.
Terlihat dari akun media sosial MAB juga tidak aktif.
Hingga kemudian kasus ini viral lantaran terdapat salah satu member yang menagih utang Wirda dan kejelasan soal kelanjutan komunitas MAB.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah