Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Festival Jenang Solo jadi Awal Mula Sejarah Keraton Surakarta, Simak Ceritanya

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 18 Februari 2025 | 21:26 WIB

 

Photo
Photo

Perayaan hari jadi Kota Solo ke 280 digelar dalam acara ‘Festival Jenang Solo’, pada Senin (17/02) berlokasi di Ngarsopuro, Jawa Tengah.

Adapun tema yang diangkat “Mustika Jenang Nusantara” terinspirasi dari buku Mustika Rasa.

Berbagai jenis jenang turut disajikan dalam acara ini, di antaranya: jenang sumsum, jenang ketan hitam, jenang bali, bubur lemu, dan bubur mutiara.

Menurut beberapa informasi, festival jenang solo ini tidak lepas dari sejarah panjang Keraton Surakarta.

Sejarah Keraton Surakarta

Baca Juga: Coretax Telan Anggaran Rp 1,3 Triliun, Lebih Mahal Dibanding DeepSeek dan ChatGPT

Mulanya, perpindahan Keraton Kartasura ke Desa Sala terjadi pada tahun 1745 di bawah naungan Pakubuwana II.

Karena melibatkan banyak warga, pihak keraton berinisiatif membawa wadah untuk pemenuhan konsumsinya berupa tujuh belas jenis jenang.

Tujuh belas jenang itu dibacakan doa. Dalam hal ini, jenang dianggap sebagai sesaji yang melambangkan doa dan keselamatan raja serta rakyatnya.

Makanan bertekstur lembut dan lengket itu dipercaya membawa keberkahan dan kekuatan spiritual.

Jenang juga memiliki makna filosofis dalam nilai-nilai kehidupan. sebagai contoh jenang warni sekawan: merah, putih, kuning, dan hijau.

 

 

Merah melambangkan simbol amarah, putih simbol nafsu mutmainah, kuning nafsu lawwamah, dan hijau nafsu supiah.

Tahun ini Festival Jenang Solo akan membagikan 10.000 takir jenang Nusantara, masak jenang besar, marut massal anak-anak, kirab jenang hingga pergelaran seni dan pasar jenang serta menampilkan para pembuat jenang yang masih eksis sampai detik ini.

Perlu diketahui, Festival ini juga memperingati Mangayubagya Jumenegan KGPAA Mangkunegara X.

Penulis: Eka Fitria Lusiana

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#solo #radar kediri #surakarta #keraton solo #indonesia #Festival Jenang Solo #Jenang #sejarah