JP Radar Kediri – Baru-baru ini, pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut kata ‘ndasmu’ menuai sorotan di media sosial.
Pidato politik tersebut diduga menyindir pengritiknya lantaran menyebut sejumlah kabinet dibawah naungannya itu gemuk.
Diketahui, pidato tersebut diungkapkan dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Gerindra yang digelar di Sentul, Bogor hari ini, Sabtu (15/2/2025).
Saat itu, Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, berbicara terkait tiga hal, yakni pembentukan kabinet, makan bergizi gratis, dan kedekatannya dengan mantan presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Ditengah Ramai Tagar Indonesia Gelap, Aktor Fedi Nuril Kritik Gestur Prabowo Saat Berpidato
Kata ndasmu dan gestur tubuh yang mengejek itu menuai spekulasi masyarakat luas.
Fedi Nuril, Pemeran Fahri dalam film Ayat-Ayat Cinta itu lantang mengkritik pernyataan presiden Prabowo dalam akun X pribadinya.
Fahri menilai hal itu tidaklah layak diucapkan oleh seorang presiden. Ia juga mengaku malu dengan kelakuan orang nomor satu tanah air itu.
Dalam cuitannya itu, Fedi bahkan menyebut Ketua Umum Partai Gerindra itu bocah.
Baca Juga: Aktor Fedi Nuril Beri Komentar Lagi tentang Presiden Prabowo, Cuitannya Dapat Respon Warga Net
“Gue malu Presiden RI yang sudah berumur 73 tahun berpidato menggunakan gestur ala bocah,” kata Fedi dikutip dari unggahannya di X, Senin (17/2).
Tak hanya mempersoalkan kata Ndasmu, Fedi juga menyoroti kaya lain yang dinilainya berlebihan.
“Nye…nye…nye (“terlalu besar”) dan ngomong, “ndasmu”,” tambahnya.
Di sisi lain, Fedi juga menyoroti reaksi sejumlah hadirin di tempat itu. Pasalnya, tak sedikit dari mereka yang tertawa.
“Di ruangan itu reaksinya banyak yang ketawa pula,” pungkasnya.
Tidak gambling, Prabowo menanggapi kritik terhadap kabinet yang dinilai sejumlah pihak gemuk.
“Ada Orang-orang pinter itu bilang kabinet ini kabinet gemuk. Terlalu besar,” kata Prabowo dalam pidatonya tersebut.
Lalu ia melanjutkan seolah berbisik. Lalu mengeluarkan kata “Ndasmu,”.
Meski demikian, banyak warganet yang ikut meninggalkan komentarnya di cuitan Fedi Nuril Tersebut.
Diantaranya banyak dari mereka yang menyayangkan gestur presiden Republik Indonesia itu, yang dinilai kurang pantas.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah