JP Radar Kediri – Kim Sae-ron diketahui meninggal di kediamannya pada Minggu (16/2) pukul 16.54 waktu setempat.
Aktris cilik yang kerap bintangi drama Korea ini meninggal dunia di usianya yang masih muda, yakni 24 tahun.
Teman Kim Sae-ron yang sebelumnya ada janji untuk bertemu dengannya itu mendapati aktris tersebut mengalami henti jantung.
Ia langsung menghubungi polisi, dan tak lama mereka pun segera mengevakuasi Sae-ron ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: Penyebab Kim Sae-ron Meninggal Dunia, Atris Drama Korean Hi School Love On
Sebelum meninggal dunia, Kim Sae-ron diketahui pernah mengalami cancel culture.
Hal ini lantaran dirinya tersandung kasus menyetir dalam keadaan mabuk.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu 18 Mei 2022 di dekat Persimpangan Hakdong di Gangnam-gu, Seoul.
Kala itu Kim Sae-ron mengalami kecelakaan tunggal yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum seperti pagar pembatas jalan, pohon, dan trafo.
Aksi aktris itu sontak menuai kecamanan warga. Hal tersebut mengakibatkan dirinya mengalami cancel culture.
Lantas apa itu cancel culture?
Secara sederhana, istilah cancel culture merujuk pada perilaku ”membatalkan”, memboikot, atau menghukum seseorang maupun kelompok akibat tindakan mereka yang (dianggap) salah.
Cancel culture merupakan fenomena di mana seseorang seperti selebriti, merek, atau organisasi, menghadapi boikot atau kecaman besar-besaran di media sosial atau publik karena dianggap melakukan sesuatu yang bertentangan dengan norma sosial yang berlaku.
Baca Juga: Viral Ibu Hamil di Subang Ngidam Ingin Ditilang Polisi, Begini Kronologinya
Hal ini biasanya terjadi ketika masyarakat menilai seseorang telah melakukan tindakan yang dianggap salah dan menyeleweng.
Adapun akibatnya, orang tersebut dijauhi atau tidak mendapat dukungan publik, kehilangan reputasi, hingga pekerjaan.
Namun meski demikian, ada pula yang menganggap bahwa cancel culture ini seharusnya tidak dilakukan, karena dapat menghancurkan karir seseorang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah