Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Yakult Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Bergerak Menuju Era Baru

Redaksi Radar Kediri • Minggu, 16 Februari 2025 | 03:01 WIB
Prof Naomi Aiba
Prof Naomi Aiba

Hotel Westin Jakarta, Kamis, 13 Februari 2025- Sejak 6 Januari 2025 program Makan Bergizi Gratis mulai direalisasikan setelah melalui masa uji coba dan evaluasi. Meski dilakukan secara bertahap, kegiatan ini menjadi wujud janji kampanye yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dengan kerja sama yang baik antarpemangku kepentingan, niscaya program ini dapat menciptakan INDONESIA EMAS 2045. Ini adalah sebuah harapan yang sangat baik di masa bonus demografi saat ini.

Makan Bergizi Gratis menjadi fenomena baru yang dinanti seluruh komponen yang berhak menerima saat ini.

Sejak lama kita mendengar adanya kebutuhan gizi melalui program pola makan yang diistilahkan dengan EMPAT SEHAT LIMA SEMPURNA dilanjutkan dengan ISI PIRINGKU yang semuanya ini bertujuan memberikan kecukupan gizi dari nutrisi makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

PT Yakult Indonesia Persada merupakan anak usaha dari Yakult Honsha Co Ltd Japan memproduksi dan memasarkan produk minuman susu fermentasi merek YAKULT turut mendukung keberhasilan program ini dengan cara yang spesifik yakni melakukan SEMINAR SHOKUIKU pada tanggal 13 Februari 2025 di Westin Hotel Jakarta.

Ketertarikan akan hal ini adalah karena sejak lebih dari 80 tahun, Jepang telah melakukan edukasi pola makan siang di sekolah yang disebut dengan program SHOKUIKU yakni pola makan seimbang yang masih berjalan hingga saat ini dan menjadi kearifan pemerintah di sana.

Untuk menjelaskan proses dan pelaksanaan kegiatannya di Jepang, PT Yakult Indonesia Persada secara khusus menghadirkan pembicara Prof.

Naomi Aiba dari Kanagawa University Jepang yang sering memberi edukasi kepada jurnalis dan praktisi yang menghadiri Kyushoku (belajar makan siang di sekolah) dalam skala lokal di Jepang ataupun Internasional.

Dengan adanya kesempatan ini, diharapkan pemangku kepentingan dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan guna mensukseskan Makan Bergizi Gratis di Indonesia.

Sebagai penentu dalam pelaksanaan MBG ini, Badan Gizi Nasional melalui Deputi Promosi dan Kerjasama Dr. Drs. Nyoto Suwignyo memberi informasi yang lebih dalam lagi dari sisi regulasi dan target pemerintah sehingga masyarakat umum dapat mengetahui secara lebih lengkap.

Guna memberi wacana pengetahuan dari sisi teknologi pangan, pembicara akademisi dari IPB Prof. Made Astawan juga diundang.

Di akhir acara, pemateri dari BPOM memberikan materi “Dukungan BPOM dalam Program Makanan Bergizi Gratis” yang disampaikan oleh Ema Setyawati, S.Si, Apt, ME. selaku Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan.

Kehadiran para pemangku kepentingan seperti kementerian, asosiasi, pendidik, dan jurnalis baik cetak, digital dan elektronik, akan menjadikan penyebaran informasi pendidikan ini dapat lebih luas lagi cakupannya.

PT Yakult Indonesia Persada percaya bahwa acara kali ini masih jauh dari kata berhasil dan sempurna.

Untuk itu, perlu bantuan dari jurnalis untuk publikasi dan penyebaran melalui para pendidik di sekolah sehingga prevalensi stunting dapat ditekan dan tingkat kecerdasan anak dapat lebih tinggi di kemudian hari.

Dengan demikian, impian menjadi Indonesia Emas di tahun 2045 bukan hanya impian, tetapi sudah menjadi target bersama.

AYO BERGERAK MENUJU ERA BARU

The Global Burdern Malnutrition

Dalam pemaparannya, Prof. Naomi Aiba menyampaikan:

Photo
Photo

Sumber: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-17.2

Kondisi gizi bukan merupakan masalah sektoral, domestik atau regional. Tetapi menjadi masalah lintas bangsa, bahasa, dan teritori.

Terkait dengan masalah gizi, perlu diperhatikan jumlah orang yang mengalami obesitas karena nutrisi yang tidak sesuai.

Di sisi lain, banyak juga manusia yang mengalami kondisi gizi buruk sehingga Indeks Masa Tubuh (Body Mass Index = BMI) di bawah standar ideal yang merupakan hasil dari kurangnya asupan kebutuhan gizi.

Data terlampir dikutip dari WHO dapat memberikan gambaran betapa komposisi anak yang mengalami stunting hampir 4 kali lipat dari jumlah anak yang mengalami obesitas. Bahkan masih banyak anak yang kondisi tubuhnya terlalu kurus.

Keadaan yang tidak baik saat ini akibat dari masalah di atas menjadi tugas yang memerlukan tindakan.

Double-duty actions to overcome the double harden

Potential candidates for Double-duty actions:

1. Protections and promotion of exclusive breastfeeding.

2. Actions to optimize early nutrition.

3. Maternal nutrition and antenatal care programs.

4. School food policies and programs.

5. Marketing Regulations.

Sumber: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-17.2

https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/255414/WHO-NMH-NHD-17.2-eng.pdf?sequence=1

 Baca Juga: Tampil Sebagai Urban Super Sport, New Yamaha R25 Siap Geber Maksimal Pasar Sport Model Tanah Air

Shokuiku (Food and Nutrition Education) in School

Goals of Shokuiku

In Japan, in order to clarify the future direction of the nationʼs basic approach to Shokuiku, and to comprehensively and systematically implement policy on Shokuiku, the Fundamental Shokuiku Plan--rooted in the Basic Law of Shokuiku was devised to promote various policies.

At schools, as children acquire knowledge of food and meals, they are trained to make appropriate decisions regarding food. Children are also encouraged to take the lead in aching a healthy diet for themselves and others as part of Shokuiku initiatives.

Sumber : https://www.mext.go.jp/content/20230920-mxt_kenshoku-000008678_2.pdf

Di sisi lain, Prof. Made Astawan dari IPB memberikan materi dengan judul:

Diversifikasi Pangan Berbasis Potensi Sumberdaya Lokal dan Teknologinya untuk Mendukung Pola Makan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman

Materi tersebut mendukung paparan dari Dr. Drs. Nyoto Suwignyo, Deputi Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional yang lebih detail menjelaskan tentang Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Di akhir acara sebelum dilakukan makan malam, Ema Setyawati, S.Si, Apt, ME Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM memberikan materi “Dukungan BPOM dalam Program Makanan Bergizi Gratis yang menjadikan kegiatan ini lebih berbobot untuk dapat dijadikan acuan menuju Indonesia Emas 2045.

AYO BERGERAK MENUJU ERA BARU

Tentang PT Yakult Indonesia Persada

PT Yakult Indonesia adalah perusahaan PMA asal Jepang yang memproduksi serta mendistribusikan Yakult, Minuman Susu Fermentasi Minuman Keluarga Sehat Setiap Hari, di Indonesia sejak 1991.

Terciptanya Yakult berawal seorang dokter lulusan Universitas Kyoto, Jepang bernama Dr. Minoru Shirota pada tahun 1930 yang berhasil mengkulturkan bakteri baik L. casei Shirota strain (LcS) menjadi bakteri unggul yang baik untuk kesehatan.

Pada tahun 1935, minuman susu fermentasi dengan bakteri LcS bernama Yakult berhasil diproduksi dan didistribusikan di Jepang.

Sejak berhasil diterima sebagai minuman yang mempunyai manfaat baik. Yakult mulai dikembangkan keluar Jepang seperti Taiwan, Korea Selatan, Amerika Serikat, Brazil, Eropa, Australia, dan seterusnya. Kini Yakult telah tersedia dikonsumsi oleh lebih dari 40 juta orang di 40 negara dan wilayah.

Di Indonesia, produksi dan pemasaran Yakult pertama kali dilakukan pada Januari 1991 dan bertahan hingga kini atau sudah lebih dari 30 tahun. Saat ini Yakult diproduksi di dua pabrik, yaitu terletak di Kab. Sukabumi, Jawa Barat dan Kab. Mojokerto, Jawa Timur untuk kebutuhan Yakult di lebih dari 100 kota Nusantara.

Perjalanan sejak berdirinya Yakult hingga sekarang memberi kesempatan kerja bagi lebih dari 6.000 karyawan di semua lini usaha dan lebih dari 11.000 ibu Yakult Lady sebagai Agen Bebas di wilayah tempat tinggalnya.

Masyarakat saat ini dapat menerima Yakult Original berkemasan merah dan Yakult Light berkemasan biru untuk mendapatkan manfaat bakteri baik yang penting buat menjaga pencernaan selalu baik sehingga daya tahan tubuh dapat tetap maksimum.

Yakult baik diminum oleh segala usia mulai anak kecil sampai manula.

Selamat bekerja dan selamat berkarya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#progam MBG #radar kediri #janji kampanye #yakult #PT Yakult Indonesia Persada #Indonesia Emas 2045 #jawapos #Makan Bergizi Gratis #Gibran Rabuming Raka #Presiden Prabowo Subianto