Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Penerbangan Umrah di Bandara Dhoho Kediri Akan Dimulai pada 2 Maret 2025, Berapa Kali Terbang?

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 15 Februari 2025 | 16:13 WIB

 

Maskapai Citilink akan melayani penerbangan umrah di Bandara Dhoho Kediri.
Maskapai Citilink akan melayani penerbangan umrah di Bandara Dhoho Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Setelah sempat terkatung-katung, akhirnya penerbangan umrah lewat Bandara Dhoho benar-benar terlaksana.

Pada Minggu (2/3) nanti rencananya akan dilakukan penerbangan umrah perdana Kediri-Jeddah.

Asisten I Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengatakan, setelah mundur beberapa kali, dia memastikan penerbangan umrah Kediri-Jeddah akan dimulai pada 2 Maret nanti.

“Menggunakan pesawat Citilink dengan kapasitas penumpang 360 orang," jelas Sukadi.

Untuk diketahui, penerbangan umrah direct Kediri-Jeddah sudah direncanakan sejak 2024 silam.

Namun, rencana tersebut beberapa kali tertunda. Salah satu penyebabnya, izin penerbangan umrah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih belum turun.

Izin untuk bisa melakukan penerbangan internasional itu baru dikantongi oleh Bandara Dhoho pada 25 November lalu.

Yakni, melalui Keputusan Menteri Perhubungan No. 146 yang mengizinkan Bandara Dhoho melakukan penerbangan umrah.

Menindaklanjuti izin itu, Pemkab Kediri bersama otoritas bandara dan sejumlah instansi melakukan rapat persiapan.

Termasuk memberikan dukungan untuk penerbangan umrah.

Selanjutnya, pada Rabu (12/2) lalu, PT Surya Dhoho Investama (SDhI) menggelar pertemuan dengan 70 biro umrah terkait pemantapan penerbangan umrah.

"Sebanyak 70 biro (umrah, Red) dan instansi terkait lainnya mendukung (penerbangan umrah di Bandara Dhoho, Red). Dibuktikan dengan berita acara kesepakatan dukungan," terang Sukadi.

Terkait penerbangan umrah perdana pada 2 Maret nanti, Sukadi memastikan 360 seat Citilink sudah penuh terpesan.

Calon jemaah umrah yang mengikuti penerbangan perdana itu tidak hanya dari wilayah Selingkar Wilis saja.

Melainkan juga dari Malang, Madura, Surabaya, dan beberapa daerah lainnya.

"Banyak biro yang mengantre juga," papar Sukadi.

Sukadi menyebut, sebelumnya pihak Citilink sempat memiliki keraguan untuk membuka penerbangan umrah.

Mereka baru yakin setelah mendapat data terkait potensi jemaah umrah di wilayah Selingkar Wilis.

"Mereka (Citilink, Red) sempat meminta jaminan terkait kepastian potensi. Namun sekarang sudah klir dan berkontrak," jelas Sukadi.

Terpisah, Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Bandara Dhoho, Bintari Ariyani, membenarkan adanya penerbangan umrah pada 2 Maret nanti.

"Iya, masih rencana dan saat ini sedang berproses," jelasnya.

Sumber media ini, selain Citilink akan ada maskapai internasional yang akan melayani penerbangan umrah di Bandara Dhoho.

“Penerbangannya dimulai setelah lebaran nanti. Nanti ada juga umrah dengan Saudia (Saudi Arabia Airlines, Red),” ungkap sumber yang mewanti-wanti agar namanya tak disebutkan ini.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #bandara dhoho kediri #kemenhub #penerbangan umrah #jawapos #Penerbangan Internasion