Ramai-ramai warganet menyerukan tagar #KaburAjaDulu di sejumlah media
sosial.
Kalau di klik kata kuncinya yang muncul adalah konten-konten ajakan
pindah ke negara lain. Entah dalam bentuk melanjutkan pendidikan ataupun
bekerja di luar negeri.
Tagar ini pertama kali muncul di X (Twitter) pada September 2023. Namun,
baru benar-benar viral pada 14 Januari 2025.
Mayoritas penggunanya adalah anak muda berusia 19–29 tahun, mencapai 50,81 persen dari total percakapan.
Terkesan sederhana, namun tagar ini menjadi indikasi warganet sungguh-
sungguh berniat meninggalkan tanah kelahirannya.
Banyak warganet yang merasa lelah dengan berbagai problematik di negeri ini. Sampai berharap kesejahteraan hidup yang lebih layak dengan mencari peruntungan di negara lain.
Tak hanya itu, sulitnya mencari pekerjaan, rendahnya upah, dan ketimpangan sosial menjadi faktor pendukung.
Banyak yang merasa sudah bekerja keras, tetapi hasilnya tidak sebanding
dengan usaha yang dikeluarkan.
Kualitas hidup yang semakin menurun juga menjadi alasan. Polusi makin parah, infrastruktur buruk, dan ruang publik semakin terbatas.
Di sisi lain, persepsi ketidakadilan sosial memperkuat keinginan untuk pergi.
Kesuksesan dianggap hanya milik segelintir orang.
Sementara itu, sebagian besar masyarakat terus berjuang dalam kondisi yang tidak menentu.
Menurut sosiolog, Musri Umar dalam wawancara dengan liputan 6
menganggap fenomena tersebut karena anak muda yang berpendidikan
terlanjut kehilangan harapan di Negara Indonesia.
Terlebih anak-anak muda yang telah mengambil pendidikan di luar negeri.
Singapura menjadi salah satu negara tujuan pindah Warga Negara Indonesia.
Mengintip dari data Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia, sebanyak 4.241 WNI pindah kewarganegaraan Singapura
periode 2019 hingga April 2023.
Pemerintah diharapkan hadir, dan menyikapi fenomena ini dengan bijak
supaya tidak menimbulkan permasalahan baru.
Penulis : Yuni Larasati
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira