JP Radar Kediri – Peringatan darurat berlambang garuda Pancasila kembali viral dan beredar di media sosial.
Bukan bewarna biru, kini peringatan darurat berlatarkan warna merah, dengan dibarengi tagar save KIP kuliah.
Fenomena ini muncul tak berselang lama dari kebijakan pemangkasan anggaran yang dilakukan presiden Prabowo.
Peringatan darurat ini tak lain sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap pemangkasan dana pendidikan yang baru saja diumumkan oleh pemerintah.
Baca Juga: Viral Sound Ampun Pakde di TikTok, Ternyata Ini Asal Mulanya?
Di balik warna merah yang mencolok ini, tersimpan protes terhadap kebijakan pemangkasan sebesar Rp8,03 triliun.
Nilai tersebut mengurangi anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) dari Rp15,3 triliun menjadi Rp7,27 triliun.
Hal ini tertulis dalam surat edaran Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025 yang dikeluarkan pada 24 Januari 2025, dan didukung oleh Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
Sontak keputusan ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, terutama ketika diketahui bahwa sektor pendidikan seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan.
Baca Juga: Peringatan Darurat Dengan Garuda Hitam Trending, Apa Saja Tuntutannya?
Banyak yang berpendapat bahwa keputusan tersebut berpotensi merugikan masa depan Pendidikan anak bangsa.
Peringatan darurat Garuda merah dengan tagar #savekipkuliah itu bahkan sudah di-posting lebih dari 195 ribu kali dan menjadi tren dalam topik X di Indonesia.
Begitu pula dengan #peringatandarurat yang juga sudah di-posting 4 ribu kali.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah