JP Radar Kediri – Viral video penusukan dan penganiayaan sopir Bus Damri oleh pengemudi mobil Pajero.
Videonya sudah beredar dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, penganiayaan itu bermula saat seorang pengemudi Pajero menerobos antrean saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Nunyai Rajabasa, Lampung pada Minggu (9/2).
Sehingga hal itu memicu perselisihan antara pengemudi Pajero dengan sopir dan kondektur bus Damri.
Adu mulut pun berujung pada aksi kekerasan. Di mana pengemudi Pajero awalnya memukul sopir Bus Damri.
Tak cukup sampai di situ, pengemudi Pajero juga mengeluarkan sebilah pisau dari pingganggnya dan menusuk kondektur bus Damri.
Aksi kekerasan itu direkam oleh warga yang berada di lokasi kejadian.
Kemudian warga yang ada di lokasi kejadian juga sudah berusaha melerai keributan tersebut.
Setelah melakukan percobaan penusukan, pelaku langsung kabur dengan kendaraannya.
Akibat kejadian tersebut, sopir Damri atas nama Harjulian menderita luka lebam di wajah.
Sedangkan, kondektur bus Damri atas nama Arif Hakim mengalami 8 luka tusukan di tangan dan 2 luka di dada.
Melansir dari media local, hal ini juga sudah dibenarkan oleh Manager Usaha Damri Lampung Rianto Silitonga peristiwa penusukan tersebut.
"Pelaku diduga pengusaha menggunakan Mitsubishi Pajero," ujar Rianto.
Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Terlapor pengemudi Pajero diduga melakukan pemukulan terhadap sopir bernama Harjulian dan kondektur Arif Hakim.
"Kami sudah melakukan pelaporan dan juga visum, diharapkan segera pelaku ditangkap," ujarnya.
Terbaru, pelaku berinisial J (56), warga Desa Negara Ratu, Kecamatan Pubian, Lampung, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Pria yang berprofesi wiraswasta itu kini ditahan di Polresta Bandar Lampung.
Hal ini juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari.
Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menikam kondektur Damri Lampung.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira