Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jejak Kaki Harimau Berkali-kali Ditemukan di Salah Satu Desa di Sumatera Barat Ini

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 13 Februari 2025 | 00:49 WIB
Ilustrasi harimau yang sedang melintas.
Ilustrasi harimau yang sedang melintas.

LIMAPULUH KOTA, JP Radar Kediri – Untuk yang kesekian kali, warga Jorong Sungai Dodok, Nagari Kototinggi, Kecamatan Gunungomeh, Kabupaten Limapuluh Kota, kembali menemukan jejak harimau, Minggu (9/2).

Selain jejak kaki, kami juga menerima laporan tentang hilangnya seekor anjing milik warga,” ujar Insanul Rijal, Wali Nagari Kototinggi, seperti dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group).

Menurutnya, kawasan tersebut memang diduga sebagai jalur lintasan harimau.

Jejak-jejak sebelumnya juga pernah ditemukan di Jorong Palangkitangan, Puadata dan Sungai Dodok.

Untuk memberikan rasa aman warga, pemerintah nagari bersama dengan BKSDA, TNI/Polri, serta masyarakat setempat, memasang kandang jebak di Jorong Pua Data.

Mereka juga memasang kamera pemantau di beberapa titik strategis di Sungai Dodok dan Pua Data. Hasilnya masih nihil.

“Setelah kami cek rekaman CCTV, tidak ada tanda-tanda kehadiran harimau,” kata Rijal.

Kepala BKSDA Resort Limapuluh Kota Martias berencana untuk memindahkan kandang jebak ke Jorong Sungai.

Sebelumnya, BKSDA akan berkoordinasi dengan masyarakat terkait langkah yang akan diambil.

“Kami akan memberi penjelasan kepada warga mengenai pemindahan kandang jebak ini, sesuai dengan informasi terbaru yang kami terima,” kata Martias seperti dilansir Padang Ekspres.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #penemuan jejak kaki harimau #jalur lintasan harimau #Jorong Palangkitangan #jejak kaki harimau #jawapos #sumatera barat #Pemerintah Nagari #menerima laporan