Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tokopedia dan ShopTokopedia Rayakan Hari Pahlawan bersama UMKM Lokal dari Pulau Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi

Redaksi Radar Kediri • Sabtu, 9 November 2024 | 01:04 WIB
Tokopedia dan ShopTokopedia merayakan Hari Pahlawan, sampaikan pertumbuhan jumlah pelaku usaha dan tren belanja online, serta beri panggung bagi pelaku usaha di penjuru tanah air.
Tokopedia dan ShopTokopedia merayakan Hari Pahlawan, sampaikan pertumbuhan jumlah pelaku usaha dan tren belanja online, serta beri panggung bagi pelaku usaha di penjuru tanah air.

INDONESIA, JP Radar Kediri - Tokopedia dan ShopTokopedia ikut merayakan Hari Pahlawan 2024 dengan terus berupaya memberi panggung bagi UMKM lokal sebagai pahlawan ekonomi yang turut berkontribusi memberdayakan masyarakat sekitar.

Demi mendorong UMKM lokal dapat berjaya di negeri sendiri hingga mampu berkontribusi terhadap perekonomian nasional lewat pemanfaatan teknologi, Tokopedia dan ShopTokopedia terus berupaya dengan menghadirkan berbagai kampanye dan fitur, termasuk melalui live streaming, yang tersedia pada platform ShopTokopedia di aplikasi TikTok. 

Head of Communications Tokopedia and TikTok E-commerce, Aditia Grasio Nelwan, mengatakan, “Peringatan Hari Pahlawan 2024 yang bertema 'Teladani Pahlawanmu Cintai Negerimu', menginspirasi Tokopedia dan ShopTokopedia untuk terus membantu sebanyak-banyaknya pelaku usaha di Indonesia dari berbagai skala bisnis untuk dapat menjangkau pasar lebih luas dan makin menjadi pilihan masyarakat, seperti Nifty Twice (Bandung, Jawa Barat), Sulawesi Central (Makassar, Sulawesi Selatan) dan Emak CW (Pekanbaru, Riau).

Bagi Tokopedia dan ShopTokopedia, ketiga UMKM tersebut adalah beberapa contoh dari jutaan penjual, sekaligus pahlawan yang menggerakkan perekonomian negara, dengan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah mereka dalam menjalankan usahanya.”

 Baca Juga: Line Up World Supersport 2025 Resmi Dirilis, Yamaha dan Aldi Satya Mahendra Bertekad Raih Prestasi Lagi

Selain itu, untuk memudahkan masyarakat mengakses kebutuhan harian dengan kualitas produk dan harga yang transparan, Tokopedia dan ShopTokopedia menghadirkan kampanye Beli Lokal yang mengusung brand lokal, Promo Guncang yakni kampanye khusus setiap tanggal kembar, Tokopedia NYAM! untuk mendukung penjual makanan dan minuman, dan Selalu Jadi Syantik yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha di kategori Kecantikan dan Perawatan Tubuh melalui ShopTokopedia.

Fitur live streaming Tokopedia dan ShopTokopedia permudah pelaku usaha tingkatkan penjualan lewat pemasaran digital

Menurut riset 'Indonesia E-commerce Trends 2023' yang berfokus pada tren konsumen pada semester II 2023, sebanyak 87% responden mengaku pernah menonton live streaming dan 77% dari responden melakukan transaksi via fitur live streaming.

“Melihat tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap live streaming, maka semakin besar pula peluang yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM, sekaligus menjadi pahlawan yang menggerakkan perekonomian negara,” ujar Aditia.

Melihat data pemerintah, yang mencatat bahwa UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia, UMKM bisa disebut sebagai pahlawan yang menggerakkan perekonomian negara.

Untuk mendorong pertumbuhan bisnis bagi pelaku usaha lokal di era digital, Tokopedia dan ShopTokopedia menyediakan berbagai materi edukasi yang relevan serta webinar seputar live shopping yang dapat ditemukan secara gratis di Pusat Edukasi Seller Tokopedia dan ShopTokopedia Academy.

Agar setiap pelaku usaha berhasil memberi pengalaman belanja yang lebih interaktif, serta meningkatkan transaksi melalui fitur live streaming, penjual harus memastikan bahwa akun TikTok yang dimiliki telah menjadi Akun Resmi Toko (ShopTokopedia) tanpa syarat jumlah pengikut minimum.

“Selain dapat memberikan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan menghibur bagi pelanggan lewat ShopTokopedia, fitur live streaming dapat dimanfaatkan menjadi salah satu strategi pemasaran oleh penjual dari berbagai kategori, mulai dari Kecantikan, Fashion, Olahraga, Makanan dan Minuman, Elektronik dan masih banyak lagi,” ucap Aditia.

Tokopedia dan ShopTokopedia ungkap tren belanja online masyarakat selama kuartal III 2024 di berbagai pulau di Indonesia

Melihat semangat para pelaku usaha hingga UMKM Indonesia, serta pengguna Tokopedia dan ShopTokopedia yang turut berkontribusi pada pemanfaatan teknologi, berkat berbagai kolaborasi yang dilakukan, Tokopedia dan ShopTokopedia telah menghasilkan berbagai dampak positif. Saat ini, ada jutaan penjual tergabung di dalam platform Tokopedia dan ShopTokopedia.

Hal ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses lebih banyak produk kebutuhan dengan kualitas dan harga yang transparan, sekaligus berbelanja online dengan cara yang lebih menarik. Menurut data internal Tokopedia selama kuartal III 2024 dibandingkan dengan kuartal III 2023, Sumatra Selatan, Jambi, Lampung, Jawa Tengah dan Banten, menjadi lima daerah dengan peningkatan tertinggi jumlah pelaku usaha, dengan kenaikan rata-rata lebih dari 1,5 kali lipat.

Lima kategori produk menjadi yang paling populer di Tokopedia di berbagai pulau di Indonesia selama kuartal III 2024, yakni:

“Kami juga memiliki temuan menarik, menurut data internal ShopTokopedia, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, Maluku dan Papua menjadi lima daerah dengan kenaikan jumlah transaksi tertinggi sepanjang kuartal III 2024 dibandingkan kuartal III 2023,” tambah Aditia.

Lima kategori produk yang paling populer di ShopTokopedia di berbagai pulau di Indonesia selama kuartal III 2024:

Aditia menambahkan, “Terjadinya pertumbuhan jumlah penjual dan transaksi belanja online, turut didukung pula oleh fitur live streaming di ShopTokopedia. Buktinya, sebanyak 60% konten promosi di TikTok dukung produk lokal di ShopTokopedia. Bahkan, pelaku usaha yang melakukan live shopping di ShopTokopedia rata-rata mengalami kenaikan penjualan 7 kali lipat jika dibandingkan dengan penjual lainnya yang tidak melakukan live shopping. Selama kuartal III 2024, lima kategori terlaris saat live streaming, yaitu Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Fesyen Perempuan, Muslim Fashion, Fesyen Pria, serta HP dan Elektronik.

Tentang Tokopedia

Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia, memiliki misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Visi Tokopedia adalah membangun sebuah Super Ecosystem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun. Saat ini, Tokopedia memberdayakan jutaan penjual dan pengguna melalui marketplace (Tokopedia dan ShopTokopedia) dan produk digital, fintech dan pembayaran, logistik dan fulfillment, serta Mitra Tokopedia.

Kontak Media

Tim PR Tokopedia | pr@tokopedia.com

Lampiran: Kisah Pelaku Usaha Sebagai Pahlawan Ekonomi Lokal

Baca Juga: Waspada Penipuan, Ini Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu!

  1. Nifty Twice (Bandung, Jawa Barat)

Sebelum mendirikan Nifty Twice, Yudi Achmad Mashudi memiliki bisnis hair grooming (barbershop & grooming kits) bersama kedua adiknya. Bahkan, bisnis ini menjadi salah satu pionir produk perawatan rambut (hair grooming/hair styling) di Bandung Jawa Barat sejak 2013 yang kala itu didominasi produk impor.

Namun, pandemi memaksanya merumahkan hampir semua karyawan dan hanya menyisakan 5 orang. Tidak putus asa, Yudi bersama adiknya kembali membuat usaha baru pada akhir 2021, yakni produk personal care yaitu produk wewangian termasuk parfum yang dilabeli Nifty Twice, yang bermakna 'Terbaik Kedua'.

Nifty Twice menawarkan berbagai produk wewangian dengan konsep natural yang mengangkat kearifan lokal Indonesia dan kekayaan alamnya, termasuk untuk produk seperti parfum, pengharum ruangan dan reed diffuser, serta pengharum mobil. Aroma yang dihadirkan juga beragam, termasuk aroma klepon, ketan hitam, dan es teler.

“Bahan baku Nifty Twice seperti bunga mawar dan melati diambil dari beberapa usaha lokal di Indonesia yang menggandeng sejumlah petani di Cirebon, Kebumen, dan Palimanan. Sejak awal membangun Nifty Twice, saya memang fokus berjualan online, termasuk di Tokopedia pada Juli 2022. Pada September 2022, Nifty Twice telah memiliki offline store dari hasil berjualan online dan 30 karyawan yang membantu menangani penjualan online,” ucap Yudi.

Selama membangun Nifty Twice, Yudi harus menghadapi persaingan bisnis seperti kompetitor dan plagiarisme produk. “Kami terus berinovasi dalam mengembangkan produk agar brand image Nifty Twice melekat di masyarakat. Di samping itu, pemanfaatan platform seperti Tokopedia dan ShopTokopedia terus dimaksimalkan untuk meningkatkan penjualan lewat berbagai kampanye dan fitur, seperti Beli Lokal dan Promo Guncang,” ungkap Yudi.

Sejak berjualan di Tokopedia, Nifty Twice memiliki pelanggan loyal hingga ke berbagai penjuru Indonesia, termasuk Aceh, Kalimantan, dan Merauke dengan produk terlarisnya parfum Vanilla Ice. Hingga kini, Nifty Twice tercatat meraup omzet hingga Rp150 juta per bulan lewat Tokopedia.

Untuk meningkatkan brand awareness dan menyentuh pasar lebih luas, Nifty Twice pun memanfaatkan ShopTokopedia.

“Melalui fitur live streaming ShopTokopedia, produk Nifty Twice bisa menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, Sulawesi, dan Kalimantan. Kami juga kerap berkolaborasi dengan creator affiliate untuk mempromosikan produk. Dampaknya sebanyak 50% penjualan kami berasal dari penjualan creator affiliate, bahkan omzet bulanan kami bisa menyentuh Rp100 juta lewat ShopTokopedia,” tutur Yudi.

Sejak mengembangkan sayap usaha di Tokopedia dan ShopTokopedia, Nifty Twice telah memiliki offline store kedua dengan jumlah mencapai 50 karyawan yang memiliki latar belakang beragam, termasuk karyawan yang mengalami putus sekolah.

“Bagi saya, keberhasilan Nifty Twice tidak terlepas dari dukungan pahlawan dalam hidup saya, yaitu ibunda dan keluarga. Hari Pahlawan saya maknai sebagai pengingat untuk terus semangat dan berjuang meskipun persaingan dalam usaha cukup tinggi. Sebab jika dijalani secara konsisten, agar tetap bisa bermanfaat bagi banyak orang,” kata Yudi.

  1. Emak CW (Pekanbaru, Riau)

Menjadi pengajar di salah satu kampus kesehatan, tidak memupus niat Indiana Sunita memulai usaha pada 2017. Ketika masih mengajar, Indiana sudah memiliki usaha makanan, termasuk bolu pelangi yang populer kala itu.

Bersama dengan adiknya, Cindera Wati, Indiana mendirikan Emak CW demi mewujudkan keinginan menjadi ibu rumah tangga yang aktif. Nama Emak CW dipilih untuk merepresentasikan bahwa Emak CW digawangi oleh perempuan.

“Melihat singkong ulin sebagai bahan baku utama untuk membuat keripik mudah didapat, saya dan adik mulai fokus membangun usaha yang memproduksi keripik singkong dengan modal awal sekitar Rp30 juta. Awalnya kami mengolah sekitar 50 kg singkong per hari, kini kami mampu mengolah hingga 500 kg singkong per hari. Variannya pun semakin beragam, dari 7 varian menjadi 19 varian camilan dengan berbagai rasa. Untuk bahan baku, kami mendapatkan singkong dari kelompok tani di Pekanbaru, sedangkan cabai diperoleh dari kelompok tani di berbagai daerah, termasuk Bukittinggi dan Payakumbuh, Sumatra Barat,” ucap Indiana.

Dalam menjalani usaha, Emak CW mulai berjualan di Tokopedia pada 2019. Namun Emak CW sempat menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk ketika pandemi melanda pada 2020.

Sebab, mayoritas pelanggan Emak CW yang berlatar belakang sebagai reseller berhenti memesan karena dikhawatirkan tidak habis. Tak patah arang, Emak CW optimis berjualan langsung ke pelanggan dan berhasil menutup penjualan dari para reseller sebelumnya.

Emak CW pun fokus memanfaatkan penjualan online hingga membentuk tim sesuai kebutuhan pemasaran dan produksi.

Melalui Tokopedia, Emak CW mendapatkan omzet hingga puluhan juta rupiah. Di Tokopedia, produk terlaris yang diburu pelanggan adalah kerupuk kulit ikan dan keripik singkong, termasuk produk bundling.

Kehadiran ShopTokopedia di aplikasi TikTok turut dimanfaatkan Emak CW untuk menarik audiens. Menurut Indiana, rata-rata setiap kali live streaming selama 1-2 jam, Emak CW bisa mendapatkan hingga ribuan orderan lewat ShopTokopedia.

Lewat omzet yang diperoleh, Emak CW kini mempekerjakan lebih dari 45 karyawan yang mayoritasnya anak muda dan berasal dari berbagai latar belakang, termasuk keluarga broken home. Emak CW juga memiliki beberapa program untuk memberdayakan karyawan termasuk pelatihan kepemimpinan, kuliah, hingga mampu membuat dapur yang sebelumnya kecil, menjadi lebih baik lagi demi karyawan tetap nyaman bekerja.

  1. Toko Sulawesi Central (Makassar, Sulawesi Selatan)

Ide usaha Toko Sulawesi Central yang didirikan Harmin Alfis bermula dari sirup markisa yang ia bawakan untuk calon ibu mertua di Kalimantan, hingga akhirnya menginspirasi Harmin menjual produk dan makanan khas Makassar.

Berbekal pengalaman berjualan produk kebutuhan bayi dan modal terbatas, Harmin pun mulai berjualan berbagai makanan khas Makassar, termasuk sirup markisa, sarabba, kopi Toraja, kue bagea, dan kue durian secara online di Tokopedia.

“Pengalaman saya berjualan produk kebutuhan bayi dan menjadi driver ojek online selama masa pandemi pada Maret 2020, mendorong saya untuk optimis membangun bisnis dengan memasarkan produk secara online melalui Tokopedia, walau dengan modal dana yang terbatas. Melihat hasil penjualan 80% berasal dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga Papua, akhirnya saya putuskan untuk memperkaya produk yang dijual, sehingga menjual produk khas Sulawesi berdasarkan referensi pelanggan. Agar sesuai dengan produk yang dijual, saya memilih nama Toko Sulawesi Central,” ucap Harmin.

Dengan mulai menjual produk kategori kerajinan tangan, yang terdiri dari songkok atau peci, gantungan kunci, hingga miniatur, serta makanan dan minuman asal Sulawesi, Harmin turut menggandeng perajin lokal asal Sulawesi yang telah diseleksi berdasarkan kualitas hasil karya para perajin.

Harmin ingin membantu memasarkan produk UMKM yang turut merasakan imbas masa pandemi, serta memudahkan masyarakat Bugis yang merantau agar tetap bisa menikmati makanan khas kampung halaman.

Selama 5 tahun membangun bisnis Toko Sulawesi Central dan menjadi pemasukan utama keluarga, Harmin berhasil mempunyai satu toko offline, dan telah bekerja sama dengan lebih dari 30 UMKM, serta menjual sekitar 150 produk UMKM. Bahkan, berkat berjualan di Tokopedia sejak Maret 2020, Toko Sulawesi Central berhasil menjangkau pasar dari berbagai wilayah, seperti Aceh, Pulau Jawa, Makassar, Pulau Rote (NTT), hingga Timika (Papua Tengah). Sirup markisa dan kue bagea menjadi produk paling laris yang dibeli melalui Tokopedia.

“Sejak mengikuti kampanye Beli Lokal di Tokopedia, penjualan Toko Sulawesi Central meningkat hingga 5 kali lipat dibandingkan sebelum mengikuti kampanye. Dalam meningkatkan jumlah pelanggan baru di Tokopedia, saya memanfaatkan fitur TopAds, serta berjualan online di ShopTokopedia pada 2023. Berkat ShopTokopedia, Toko Sulawesi Central berhasil mendapatkan pembeli dari Sabang hingga Merauke, tak terkecuali daerah pedalaman sehingga ShopTokopedia berkontribusi cukup signifikan terhadap penjualan Toko Sulawesi Central,” ungkap Harmin.

 Baca Juga: Hari Batik Nasional, Simak Tren Batik di Tokopedia dan ShopTokopedia

Bagi Harmin, pencapaian yang telah diraih Toko Sulawesi Central hingga kini, adalah berkat restu keluarga, terutama istri.

“Serta kehadiran UMKM lokal yang menyediakan produk amat berperan penting dalam mendukung pengembangan usaha dan membantu dalam penjualan Toko Sulawesi Central. Hari Pahlawan mengingatkan saya bahwa kebangkitan UMKM sangat penting agar dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Dengan meningkatnya jumlah UMKM lokal, dapat membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan finansial masyarakat Indonesia yang pada akhirnya berpengaruh pada kemajuan bangsa,” tutup Harmin.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#praktis #umkm #lokal brand #online shop #shopping